close
Sosial Budaya

Pembangunan diprioritaskan di lokasi terpencil

musrenbang paninggaran1

Paninggaran, Wartadesa. – Harusnya pembangunan dapat dinikmati oleh masyarakat terpencil, meski letak geografisnya sulit dijangkau. Demikian harapan Yuswo Hadi Prayitno, Camat Paninggaran Kabupaten Pekalongan.

“Saya berharap pembangunan bisa dinikmati oleh masyarakat yang terpencil meskipun letak geografis yang sulit untuk di jangkau, maka dari itu saya akan memprioritaskan membangun dari daerah yang sulit geografisya.” Kata Camat Paninggaran , Yuswo Hadi Prayitno ,dalam Sambutan Musrenbang di Kecamatan Paninggaran, Kamis (02/02) di Aula Kecamatan setempat.

Yuswo menambahkan dirinya akan melakukan rapat koordinasi secara bergilir. “Pembangunan sumberdaya manusia juga akan kita bangun dengan cara memaksimalkan rapat koordinasi antar desa, bergilir dari desa yang satu ke desa yang lainya. Paling tidak sebulan sekali supaya informasi dan masukan masyarakat bisa tersampaikan dengan baik, sehingga komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah desa semakin baik,” imbuh Yuswo.

Adapun hasil dari musrenbang tersebut meliputi 26 usulan prioritas untuk 15 Desa se-Kecamatan Paninggaran, tiga dari usulan prioritas diantaranya, penataan kota Paninggaran, pembangunan akses jalan Botosari menuju Lebakbarang Kecamatan Karanganyar dan akses jalan Desa Werdi menuju Desa Bubak Kecamatan Kandangserang.

Tokoh masyarakat Paninggaran, Bambang sulilo berkomentar “Pelayanan publik Kecamatan Paninggaran yang tempatnya berhimpitan dengan pusat bisnis Pasar Paninggaran idealnya, salah satu harus di pindahkan, harap Bambang

“Akses jalan antara Kecamatan Paninggaran – Kandangserang utamanya di Desa Bubak selama ini juga belum tersentuh, Sehingga menghambat akses ekomomi masyarakat setempat,” tandas Bambang.

Acara juga di hadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Paninggarang, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Bappeda, Kepaladesa, BPD, Direktur BUMN Setempat dan beberapa undangan. ***(Eva Abdullah) 

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : musrenbang