close
ngiyup
Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa
Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa

Bojong, Wartadesa. – Pengunjung bedahan gembiro nampaknya tertantang oleh alam, pasalnya gerimis mulai turun, beberapa pengunjung nampak memilih pulang atau Ngiyup (berteduh-bahasa Jawa red.) mengamankan diri dari tetes air hujan.

Pengunjung yang terdiri dari anak-anak, kaum muda, dan orang tua terlihat mendapat sensasi diantara desakan pengunjung dan derai air hujan.

Baca :

Buka Bendung Gembiro Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Wahid, salah satu pengunjung asal Desa Gebangkerep Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan mengaku berangkat jam 09.00 pagi untuk menuju lokasi.

“Saya ngiyup karena gerimis daripada bertahan di pinggir bendungan nanti malah kluncur ( basah kuyup – red.).” ucap Wahid. (Onik/Eva abdullah)

Terkait
Buka bendung Gembiro tingkatkan produktivitas pertanian

Sambut baik. Anggota DPR RI, Ramson Siagian menyambut baik tradisi bukaan bendung Gembiro, Selasa (1/11). Foto: Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Gembiro Efek, ibu ini memilih tutup gasik

Tutup gasik. Warga memilih untuk menutup lebih awal tokonya demi melihat pembukaan bendungan Gembiro. Selasa (01/11). Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Bendung GembiroBojongBukaan bendungGembiroPekalongan