close
asip

Kajen Wartadesa. – Dua hingga tiga hari kedepan, Pemkab Pekalongan bakal menggelar rapid tes massal di sejumlah pasar di Kota Santri. Demikian disampaikan oleh Asip Kholbihi dalam gelaran halal bi halal virtual, Selasa (26/05).

“Kabupaten Pekalongan masih terus mengupayakan agar penyebaran covid-19 ini bisa kita batasi. Insha Allah dalam 2-3 hari ini kita akan melakukan rapid tes massal di pasar-pasar, mudah-mudahan dari situ bisa kita ambil hasilnya,” ujar  Asip.Terkait pelaksanaan salat idulfitri, Asip menebut bahwa banyak masjid tidak menjalankan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat id. “Ada beberapa masjid yang menyelenggarakan dengan protokol, tapi banyak masjid yang tidak melaksanakan.” Lanjutnya.

Asip berharap titik krusial 14 hari kedepan bisa dilalui, titik krusial tersebut berkaitan dengan pemudik baru, “kita akan melakukan rapid tes masal mudah-mudahanan bisa kita lalui sehingga Kabupaten Pekalongan betul-betul aman”, tuturnya.

Asip juga menekankan semua harus waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan , jaga jarak, tetap pakai masker kalau keluar, cuci tangan dan menghindari tempat kerumunan. Ia berterima kasih kepada para petugas medis yang berada di garda depan saat pandemi. (Eva Abdullah)

Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Asipidul fitrirapid tes