close
asip

Kajen Wartadesa. – Dua hingga tiga hari kedepan, Pemkab Pekalongan bakal menggelar rapid tes massal di sejumlah pasar di Kota Santri. Demikian disampaikan oleh Asip Kholbihi dalam gelaran halal bi halal virtual, Selasa (26/05).

“Kabupaten Pekalongan masih terus mengupayakan agar penyebaran covid-19 ini bisa kita batasi. Insha Allah dalam 2-3 hari ini kita akan melakukan rapid tes massal di pasar-pasar, mudah-mudahan dari situ bisa kita ambil hasilnya,” ujar  Asip.Terkait pelaksanaan salat idulfitri, Asip menebut bahwa banyak masjid tidak menjalankan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat id. “Ada beberapa masjid yang menyelenggarakan dengan protokol, tapi banyak masjid yang tidak melaksanakan.” Lanjutnya.

Asip berharap titik krusial 14 hari kedepan bisa dilalui, titik krusial tersebut berkaitan dengan pemudik baru, “kita akan melakukan rapid tes masal mudah-mudahanan bisa kita lalui sehingga Kabupaten Pekalongan betul-betul aman”, tuturnya.

Asip juga menekankan semua harus waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan , jaga jarak, tetap pakai masker kalau keluar, cuci tangan dan menghindari tempat kerumunan. Ia berterima kasih kepada para petugas medis yang berada di garda depan saat pandemi. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Asipidul fitrirapid tes