Karanganyar, Wartadesa. – Sebanyak 1.259 pemudik telah tiba di Kota Santri, hingga Selasa (27/04) sore kemarin. Para pemudik ini menggunakan moda transportasi mobil/travel dan motor untuk pulang ke kampung halaman.
Pantauan di lapangan, sejumlah pemudik kendaraan roda empat dan roda dua dari Jakarta mulai terlihat. Bahkan, pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai memadati Pantura.
Mulai pertengahan bulan puasa ini, volume kendaraan pemudik mulai meningkat meski tidak banyak.
Pemudik baik yang menggunakan sepeda motor dan roda empat telah melalui pemeriksaan di posko penyekatan. Artinya, mereka yang melaju di jalur Pantura sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
Meski demikian, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, Satgas Kecamatan Karanganyar melakukan sampling pemudik yang baru pulang kampung.
“Hari ini tim kecamatan melaksanakan sampling terhadap pemudik yang masuk ke wilayah Karanganyar. Jumlah pemudik ada 24 orang, disampling 9 orang. Hasilnya 8 non reaktif dan 1 reaktif. Yang reaktif warga Desa Kayugeritan,” terang Camat Karanganyar, Elyas Setiyono, kemarin malam.
Hal yang sama juga dilakukan di Desa Limbangan, Karanganyar. Lima pemudik yang seluruhnya warga Limbangan dilakukan rapid antigen.
Danramil Karanganyar Kapten Inf Arif Munajat, mengatakan, salah satu kegiatan dalam melaksanakan PPKM berbasis mikro, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pendampingan kegiatan rapid antigen yang dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Karanganyar terhadap lima orang warga Desa Limbangan setelah pulang mudik dari Jakarta sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19. (Eva Abdullah)










