close
Sosial Budaya

Pemkab tak kunjung perbaiki jalan, warga swadaya mengecor agar bisa dilalui

pengecoran jalan lebakbarang

Lebakbarang, Wartadesa. – Bertahun-tahun warga Lebakbarang yang melewati ruas jalan kabupaten, Sidomulyo-Timbangsari mendambakan perbaikan jalan. Mengingat berpuluh kali kecelakaan terjadi di ruas jalan yang hingga saat ini belum ada perbaikan maupun perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Prihatin atas kondisi jalan yang seperti kali asat, warga melakukan pengecoran jalan, agar bisa dilalui. Setidaknya sudah dua kali dalam bulan Juni 2017, warga melakukan pengecoran jalan secara swadaya. Jum’at (9/6).

Cipto (28), warga Dukuh Plalar Desa Timbangsari mengatakan, “jika tidak dirabat beton sendiri oleh warga, maka jalan itu sangat sulit dilalui. Bahkan mobilpun sering selip, tidak bisa naik saat hujan.” Ujarnya disela-sela melakukan pengecoran jalan.

Wiwin (33) warga desa Wonosido mengatakan bahwa ruas jalan Sidomulyo-Timbangsari merupakan akses satu-satunya menuju ke Kecamatan Karanganyar, setelah jalan Desa Depok beberapa waktu kemarin putus.

Baca:Diguyur hujan dua hari, akses Jalan Depok-Pamutuh putus

“Ini jalan satu-satunya menuju Karanganyar, setelah jalan Desa Depok kemarin putus. Mau tidak mau harus lewat jalan ini. Masyarakat Desa Timbangsari dan Desa Wonosido sudah berkali-kali memperbaiki jalan dengan swadaya.” Tutur Wiwin.

Sebelumnya, kegiatan serupa pernah juga dilakukan oleh PGRI Lebakbarang. Persatuan Guru Republik Indonesia Lebakbarang melakukan pengecoran jalan, karna merasa kesulitan, setiap hari melalui jalan yang tinggal batu belah saja.

Kades Timbangsari, Safdo Jati berharap Pemerintah Kabupaten terketuk hatinya untuk segera memperbaiki jalan yang sudah makan korban kecelakaan anak-anak sekolah ini. “Sudah banyak anak sekolah yang jatuh karena jalan yang susah dilewati ini. Jika tidak diperbaiki akan lebih banyak lagi korban yg jatuh,” tuturnya.

Safdo yang selama ini aktif berperan dalam melakukan perbaikan sementara akses jalan Karanganyar-Lebakbarang dengan memberikan donasi, merasa terpanggil melihat banyaknya kecelakaan yang terjadi. “Sambil menggu perbaikan ya… kita perbaiki sendiri dulu….” Pungkasnya. (Budi Rahayu Setiawan)

Tags : lebakbarangpengecoran jalanswadaya