Petungkriyono, Wartadesa. – Destinasi wisata Negeri di Awan, Petungkriyono Kabupaten Pekalongan sejak sebelum lebaran 2017 berbenah. Beberapa fasilitas dan sarana-prasarana obyek wisata unggulan Kota Santri ditambah dan diperbaiki.
Mulai dari jalan setapak menuju ke Curug Lawe, Curug Bajing, dan banyak tempat swafoto yang menarik. Bahkan, telah melatih para pemandu wisata, untuk menyambut para tamu atau pengunjung yang diperkirakan sebagian besar adalah para pemudik.
“Objek wisata alam seperti Curug Bajing dan Curug Lawe kini juga berbenah lebih baik, seperti memperbanyak fasilitas umum hingga dibangunnya jalan setapak dan tempat peristirahatan. Hal itu untuk memberikan kenyamanan para pengunjung,” jelas Bambang Iryanto, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Pekalongan.
Camat Petungkriyono, Agus Purwanto, mengungkapkan bahwa untuk menyambut wisatawan di Petungkriyono selama libur Lebaran, pihaknya sudah menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur yang rusak, khususnya jalan menuju Petungkriyono.
Menurutnya, dari 30 kilometer Jalan Petungkriyono, hanya 7 kilometer saja yang mengalami kerusakan. Hanya pada beberapa titik jalan yang masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. “Jalan rusak hanya beberapa titik, seperti jalan rusak di Curug Sibeduk, sekarang sudah diperbaiki dan kondisinya mulus,” ungkap Purwanto.
Camat Petungkriyono juga mengatakan bahwa untuk menambah daya tarik pengunjung, pihaknya membangun ikon Petungkriyono dengan ukuran raksasa, pintu gerbang sudah diganti dengan bentuk bambu raksasa. Pihaknya meyakini, hal itu akan menarik perhatian para wisatawan. Bahkan, sangat cocok untuk selfi.
Purwanto menargetkan kunjungan wisatawan ke Petungkriyono sebanyak 200 ribu orang, tahun sebelumnya kunjungan wisatawan ke Petungkriyon sebanyak 100 ribu orang. (WD)










