close
Sosial Budaya

Semoga Allah membalas segala amal perbuatanmu Widia

tersengat listrik

Paninggaran, Wartadesa. – Turut berduka cita atas meninggalnya salah satu anggota Koperasi Mekar Paninggaran. Semoga Allah membalas segala amal perbuatanmu. Demikian ditulis oleh Irva Yada dalam sebuah postingan di media sosial.

Seperti diketahui Widia Nahiul Hikmah (21) warga Talun meninggal usai menyingkirkan pohon bambu yang rubuh dan menggantung di tengah jalan dan menempel jaringan listrik.

Widia meninggal akibat tersengat arus listrik, sementara Ani yang membonceng berhasil selamat. Peristiwa naas terjadi sekira pukul 15.30 WIB tepatnya di Dukuh Binangun Desa Werdi Kecamatan Paninggaran.

Sebelum kejadian korban Widia asal Desa Talun, Kecamatan Talun semula bersama temannya, Ani berangkat dari kantor Koperasi Mekar berada di Desa Domiyang, Paninggaran sekira pukul 15.00 WIB.

Saat mereka berdua melintas dengan motor Beat H 4997 BOG dan melintas di Dukuh Binangun, ada pohon bambu yang menjulur ke jalan akbat roboh.

Widia kemudian mencoba menyingkirkan bambu dengan  menghalau rantingnya, bambu yang menempel kabel jaringan listrik membuat korban tersengat. Motor yang mereka kendarai pun ambruk. Ani yang membonceng dengan mengenakan jas hujan pun terpental.

Warga tidak berani langsung memberikan pertolongan lantaran bambu masih menempel kabel listrik. Warga kemudian menghubungi Polsek Paninggaran dan PLN. Arus listrikpun dimatikan dan korban dievakuasi ke Puskesmas Paninggaran dengan mobil Backbone Polsek Paninggaran untuk dilakukan pemeriksaan.

“Akibat kejadian itu lengan tangan kiri korban mengalami luka bakar dan meninggal dunia. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga, ” ujar I Wayan Gel Gel, Kapolsek Paninggaran. (Eva Abdullah/Ilmie Yovanka)