Kedungwuni, Wartadesa. – SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) berhasil meraih juara tiga di ajang tahunan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2017 Tingkat Kabupaten Pekalongan. LPI 2017 diikuti oleh 33 tim sepakbola tingkat SMA/SMK/MA sekabupaten Pekalongan.
Tim SMK Muhamka meninggalkan jejak yang membanggakan di ajang LPI 2017, kata sang pelatih Soleh Zafudin.
“Saya pikir, kami telah melakukan segalanya dan bermain dengan sangat baik disepanjang turnamen” ujar Zafudin, usai laga semi final di stadion Widya Manggala Krida, Kedungwuni pada Rabu (1/3).
Menurut Zafudin, pihaknya telah bertempur secara habis – habisan dalam setiap pertandingan, termasuk ketika meladeni perlawan juara LPI 2016 di semifinal.
“Tapi dalam sepakbola selalu ada kemenangan dan kekalahan,” kata pria 35 tahun itu.
SMK Muhamka gagal melaju ke final setelah dikalahkan oleh SMK N Karangdadap melalui adu pinalti 5 – 6 di Stadion Widya Manggala Krida, Rabu (1/3) sore. Dalam waktu normal, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Dalam drama adu pinalti, yang berakhir dengan skor 5 – 6 untuk SMK N Karangdadap, dua penendang pinalti SMK Muhamka gagal, sementara satu penendang dari SMK N Karangdadap gagal.
Sementara itu, gelandang SMK Muhamka Bayu Adi Saputro, mengatakan, walaupun kecewa dengan hasil adu pinalti, secara keseluruhan timnya telah bermain bagus selama LPI 2017.
“Kami mampu tampil baik disetiap laga, saya bangga menjadi bagian dari tim SMK Muhamka, walaupun kami merasa kecewa kekalahan ini.” Ujar Bayu.
Dukungan Penuh
Kepala SMK Muhamka, M. Rustam Aji,S.Pd mengaku bangga dengan raihan tim sepakbola dan suporter SMK Muhamka, “Persiapan luarbiasa. Suporter luarbiasa. Dengan pendidikan karakter yang di sekolah, alhamdulillah semua berjalan lancar, aman dan tertib.” Katanya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya tim sepakbola dan suporter SMK Muhamka.
“Menang kami bangga, kalah kami terima, ini adalah kalimat sederhana namun butuh kerja keras untuk mencapainya. Sekali lagi terima kasih karena telah memberikan tontonan dan tuntunan yang baik. Semoga tahun depan bisa lebih baik.” Tandasnya.
Setidaknya 1000 suporter SMK Muhamka hadir di stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya bertanding.
Ir. Dul Sukur mengatakan, pihak sekolah secara khusus memberikan kesempatan kepada siswanya untuk turut serta menjadi suporter. “Kegiatan Belajar Mengajar selesai lebih awal, setelah salat dhuhur berjamaah, siswa menuju Kedungwuni dengan kawalan pihak kepolisian.” Ujarnya. (WD, Muhamka)










