close
Sosial Budaya

Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan Perkuat Integritas dan Profesionalisme di Yogyakarta

template berita foto warta desa

YOGYAKARTA, WARTA DESA. — Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam dan Capacity Building bagi pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah yang berlangsung pada Sabtu hingga Ahad, 24 sampai 25 Januari 2026. Acara yang dipusatkan di SM Tower Hotel Yogyakarta ini mengusung tema memantapkan integritas ideologis dan profesionalisme pimpinan untuk mewujudkan usaha berkemajuan.

Kegiatan ini diikuti oleh 68 peserta yang mencakup 49 pimpinan sektor pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah, 18 pimpinan sektor ekonomi dari Baitut Tamwil Muhammadiyah Pekalongan dan Kajen, serta satu perwakilan dari sektor kesehatan yakni RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Kehadiran peserta yang mencapai hampir seratus persen dari target menunjukkan komitmen tinggi para pimpinan amal usaha dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Kabupaten Pekalongan, Gigih Setianto, dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam kepada pimpinan daerah serta pimpinan amal usaha yang telah bersedia berproses bersama untuk menjadi lebih baik. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas ini sangat penting agar amal usaha Muhammadiyah benar-benar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat secara profesional.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Mulyono, menekankan bahwa para pimpinan amal usaha adalah orang-orang pilihan yang harus memiliki ketajaman berpikir dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kepemimpinan. Ia menyatakan bahwa amal usaha bukan sekadar tempat bekerja, melainkan media dakwah strategis di berbagai sektor kehidupan baik pendidikan, sosial, maupun ekonomi.

Dalam arahannya, Mulyono menekankan tiga karakter utama kepemimpinan yang harus dibangun, dimulai dari kepemimpinan ideologis yang memahami manhaj Muhammadiyah, kepemimpinan profetik yang meneladani sifat-sifat Nabi, hingga kepemimpinan keteladanan sebagai kurikulum hidup bagi anggotanya. Melalui Baitul Arqam ini, diharapkan lahir pemimpin yang kuat secara spiritual, jernih dalam nalar, serta memiliki integritas yang kokoh meski saat sedang berada di puncak kekuasaan.

Rangkaian materi utama diisi oleh para narasumber ahli yang membahas landasan ideologi, kepemimpinan perubahan, pola pikir korporat dalam semangat Muhammadiyah, hingga pedoman hidup islami warga Muhammadiyah. Materi tersebut disampaikan secara bergantian oleh Bachtiar Dwi Kurniawan, Sudirman Said, Pramudi Ringga Permana, Hammam Sanadi, Azaki Khoirudin, serta Harri Firmansyah.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi luar ruang berupa outbound capacity building yang difasilitasi oleh Tim Fasilitator Primer Excellent Kabupaten Pekalongan. Aktivitas ini dirancang khusus untuk memperkuat kekompakan, kerja sama tim, serta kolaborasi antar pimpinan amal usaha agar semakin siap dalam menghadapi tantangan zaman dan mengelola organisasi secara profesional serta berintegritas. ***

Laporan: Fauzan Amin

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : baitul arqommpksdiMuhammadiyah