Pemalang, Wartadesa. – Wasimah (42), warga Dukuh Karangdumadi RT 6 RW 1, Desa Pagenteran Kec Pulosari Kab Pemalang meninggal dunia akibat terjatuh saat sedang menebang bambu di kebun miliknya yang berada di atas tebing., Kamis (15/6/2017).
Ia memang sedang membutuhkan bambu untuk membuat pagar rumah. Menurut seorang saksi mata, korban menebang pohon bambu sendiri ditemani oleh anak bungsunya, Asila. Namun baru dua pohon yang didapat, korban terpleset dan terjatuh kesungai yang kering dan berbatu.
“Anak korban menangis pada saat kami temukan. Kasihan, Mas!” jelas Sanep (36), salah seorang saksi mata.
Sanep dan Wakhyo (45) dibantu oleh warga lainnya mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah.
“Diduga lokasi tanaman bambu tanahnya licin karena sebelumnya hujan lebat dan dugaan sementara korban terpeleset dan terjatuh ke sungai, jarak dari korban jatuh hingga pohon bambu kurang lebih lima meter, sungai bebatuan tajam dan air sungai tidak mengalir,” ungkap Plt Kapolsek Pulosari Iptu Ketut Astawa.
Saat ditemukan, menurut Iptu Ketut, korban mengalami luka yang parah di bagian kepala akibat benturan benda tumpul dan sudah dalam keadaan meninggal dunia
“Polsek Pulosari bersama dengan tim medis Puskesmas Pulosari langung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan kepada Korban dan saksi sekaligus olah TKP dan hasilnya Korban meninggal karena benturan benda tumpul dan tidak ada unsur kekerasan maupun penganiayaan,” pungkasnya. (Humas Polres Pemalang)










