KAJEN, WARTADESA, 13 Juli 2026 – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan kembali menorehkan tinta emas. Organisasi perempuan muda ini sukses menyabet Juara 1 Lomba Organisasi Kepemudaan (OKP) Berprestasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan.
Berdasarkan hasil penilaian akhir dewan juri, PDNA Kabupaten Pekalongan berhasil menduduki posisi puncak dengan raihan nilai 261, mengungguli berbagai organisasi kepemudaan bergengsi lainnya di tingkat kabupaten.
Inovasi “El Chicken” Jadi Kunci Kemenangan
Kunci utama di balik kemenangan manis ini adalah presentasi program pemberdayaan ekonomi kreatif bertajuk El Chicken. Program kewirausahaan sosial ini digagas oleh PDNA dengan tujuan mulia: meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan muda sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan.
Program El Chicken dinilai unggul karena memiliki pilar-pilar penting sebagai berikut:
-
Kualitas & Keamanan: Menghadirkan produk kuliner bercita rasa tinggi dan sudah bersertifikat halal.
-
Pemberdayaan Perempuan: Membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi para kader serta perempuan muda setempat.
-
Ramah Lingkungan: Mengedepankan prinsip kepedulian lingkungan dalam setiap proses produksinya.
-
Sesuai Syariat: Dijalankan dengan memegang teguh nilai-nilai dan prinsip syariat Islam.
Presentasi inovasi ini dibawakan langsung oleh delegasi terbaik PDNA Kabupaten Pekalongan, yaitu Yunda Ainun Muthoharoh (Ketua PDNA), Yunda Harisa Diana Kamila (Sekretaris), dan Yunda Nisful Laela (Bendahara). Ketiganya berhasil meyakinkan dewan juri melalui pemaparan yang optimis mengenai perjalanan, dampak sosial, hingga proyeksi jangka panjang El Chicken.
Apresiasi dan Semangat Kerja Kolektif
Ketua PDNA Kabupaten Pekalongan, Yunda Ainun Muthoharoh, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh elemen yang telah berjuang bersama.
“Prestasi ini bukan hanya milik pengurus, melainkan milik seluruh kader Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Pekalongan yang terus berkomitmen menghadirkan program-program bermanfaat bagi masyarakat. El Chicken bukan sekadar usaha kuliner, tetapi menjadi media pemberdayaan perempuan muda agar lebih mandiri secara ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Ainun.
Mengulang Sejarah Manis Tahun 2019
Kemenangan tahun 2026 ini sekaligus membangkitkan kembali memori kejayaan PDNA Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 lalu. Di bawah kepemimpinan Yunda Siti Khuzaiyah saat itu, PDNA sukses meraih Juara 1 di tingkat Kabupaten Pekalongan dan berhasil melaju hingga menjadi Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kala itu, mereka membawa inovasi PASHMINA (Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah), sebuah program pelayanan kesehatan remaja yang sangat progresif. Sayangnya, langkah mereka untuk mewakili Jawa Tengah di kancah nasional terpaksa terhenti karena situasi pandemi COVID-19 yang membuat kompetisi dibatalkan.
Siap Melaju ke Tingkat Provinsi Jawa Tengah
Harapan agar kesuksesan di tingkat provinsi kembali terulang kini datang dari berbagai pihak, salah satunya dari Dinporapar Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya di acara Darul Arqam Angkatan II dan Latihan Instruktur Dasar (LINA I) di SMK Muhammadiyah Kedungwuni beberapa waktu lalu, Ari Arfiyanto dari Dinporapar menyampaikan keyakinan besarnya terhadap potensi PDNA.
“Kami berharap tahun ini PDNA Kabupaten Pekalongan kembali mampu menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan membawa nama baik Kabupaten Pekalongan melalui inovasi serta kiprah nyata organisasi kepemudaan,” ujar Ari.
Dengan modal kemenangan ini, PDNA Kabupaten Pekalongan secara resmi mengantongi tiket untuk mewakili Kabupaten Pekalongan pada Lomba OKP Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Berbekal program El Chicken yang dinamis dan berdampak nyata, PDNA optimistis dapat kembali mengukir prestasi terbaik sekaligus memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan di Jawa Tengah. (Red)










