Pemalang, Warta Desa. – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pemalang melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) resmi mendirikan dapur umum sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam. Aksi kemanusiaan ini dilakukan berkolaborasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pemalang.
Ketua PDA Pemalang, Maesaroh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang terlibat. Secara khusus, ia memuji dedikasi tim Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) wilayah selatan—meliputi Belik, Randudongkal, Warungpring, Watukumpul, dan Pulosari—yang telah bekerja keras secara bergantian mulai dari memasak, mengemas, hingga mendistribusikan makanan.
“Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, dapur umum Aisyiyah dapat terus beroperasi. Makanan siap saji telah dibagikan kepada warga terdampak di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, dan Desa Sima,” ujar Maesaroh.
Fokus pada Kebutuhan Dasar Penyintas
Maesaroh menambahkan bahwa peran relawan sangat krusial dalam memastikan kebutuhan dasar para penyintas, terutama konsumsi harian, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.
Selain memberikan bantuan tenaga, Maesaroh juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang, khususnya keluarga besar Aisyiyah dan Muhammadiyah, untuk turut meringankan beban para korban dengan menyalurkan donasi melalui Lazismu Pemalang.
“Kami mengajak seluruh warga untuk berdonasi melalui Lazismu Pemalang serta bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Pemalang segera pulih dan kondisi masyarakat kembali membaik,” pungkasnya.
Kegiatan dapur umum ini menjadi bukti nyata komitmen Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam menjalankan aksi kemanusiaan serta memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tengah situasi sulit. (Redaksi)










