close
Bencana

Jembatan Gantung Bantaragung-Kalilanang Terputus, Akses Warga Lumpuh Total

template berita foto warta desa_20260117_144644_0000

PEMALANG, WARTA DESA – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Pemalang sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari (17/01/2026) mengakibatkan infrastruktur penting bagi warga terputus. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Bantaragung dan Desa Kalilanang dilaporkan ambruk akibat terjangan arus sungai yang meluap setelah diguyur hujan semalaman.

Kondisi Jembatan Terkini

​Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu pagi pukul 06.44 WIB, jembatan gantung tersebut mengalami kerusakan struktural yang sangat parah:

  • Tali Sling Terputus: Kekuatan arus sungai yang membawa material sampah dan kayu membuat tali pengikat jembatan tidak kuat menahan beban, menyebabkan badan jembatan melengkung jatuh ke arah sungai.
  • Akses Terisolasi: Putusnya jembatan ini membuat akses ekonomi dan mobilitas warga antara Bantaragung dan Kalilanang lumpuh total. Warga kini harus memutar jauh untuk mencari jalur alternatif.

Update Banjir dan Longsor di Wilayah Pemalang

​Selain jembatan putus, laporan dari Kabar Pemalang menunjukkan bahwa beberapa titik lain di wilayah Pemalang juga dalam kondisi siaga akibat hujan ekstrem:

  • Banjir Pemukiman: Air merendam kawasan Dukuh Rani dan area sekitar Terminal Randudongkal. Wilayah Padmo (Randudongkal) dan Desa Suru (Bantarbolang) juga dilaporkan tergenang banjir yang cukup tinggi.
  • Akses Jalan Terputus: Jalur utama menuju Warukumpul (Wisnu-Majakerta) ditutup total karena tertimbun material tanah longsor. Titik longsor tambahan juga terpantau di Desa Wianu.

Kondisi Pekalongan: Air Mencapai Dada

​Sebagai informasi tambahan bagi warga yang hendak menuju arah timur, Kota Pekalongan saat ini sedang mengalami banjir besar. Di beberapa titik seperti Jalan Kurinci hingga Jalan Slamet (Bendan), ketinggian air dilaporkan telah mencapai dada orang dewasa, sehingga sangat berbahaya untuk dilintasi kendaraan.

Himbauan Warga

​Pemerintah desa menghimbau warga untuk:

  1. Menjauhi bantaran sungai: Mengingat debit air masih tinggi dan arus sangat kuat.
  2. Mencari Jalur Alternatif: Menghindari rute jembatan Bantaragung-Kalilanang dan jalur Majakerta-Warukumpul yang masih tertutup.
  3. Waspada Bencana Susulan: Tetap siaga jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi sore nanti.

Laporan: Tim Warta Desa

Terkait
Bocah Karateka Asal Pekalongan, Sumbang Medali Untuk Pemalang

Unggul Seno menerima pengalungan medali perak dalam lomba Karate Open Jateng & DIY FORKI, (22/10) di Read more

Kecelakaan, bakul klepon meninggal akibat jalan tergenang air

Tirto, Wartadesa. - Malang bagi Karyatun (50), bakul (penjual-red) klepon dan gethuk, warga Desa Curug Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, motor Read more

Banjir, belum ada bantuan logistik ke desa Pasirsari

Pekalongan, Wartadesa. - Hujan yang mengguyur Kabupaten dan Pekalongan Jum'at (16/12) mengakibatkan banjir hampir seluruh wilayah pantai utara Pekalongan. Di Read more

Warga Pemalang jadi korban pembunuhan sadis di Pulomas

Bantarbolang, Wartadesa. - Sugianto (48), warga Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang turut menjadi korban pembunuhan sadis di Jl Pulomas Utara Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : banjirjembatan putuspemalang