Tirto, Wartadesa. – Sebuah pranggok (gudang pengelolaan batik_Jawa) milik Muslimin (37) di Gang Meduri Tirto, Pekalongan Barat, terbakar Sabtu (13/01) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Api menghanguskan pranggok lantaran malam (lilin gandarukem) yang sedang direbus tumpah, dan menyulut api.
Informasi kejadian bermula saat Muslimin sedang merebus malam, kemudian dia menuju rumahnya yang bersebelahan dengan pranggoknya untuk melakukan aktivitas pagi. “Ditinggal ke dalam rumah, beberapa menit hanya sebentar. Ternyata setelah ditinggal rebusan gandarukem atau malam mendidih itu tumpah ke api,” jelas Kapolsek Pekalongan Barat, Kompol Khanafi.
Api yang terkena tumpahan cairan malam membuat tungkuapi membesar dan menyambar bangunan beserta isinya. Petugas pemadam kebakaran dibantu oleh SAR Pekalongan dan warga memadamkan api. Dua jam api baru bisa dipadamkan. Akibat kejadian tersebut Muslimin menderita kerugian Rp. 150 juta. (Eva Abdullah, Foto: Fatah)










