Pesta Sabu & Pil Koplo Batal Total, Dua Bandar Asal Buaran ‘Nginep’ di Hotel Prodeo!
PEKALONGAN, WARTADESA. – Nekat bener kelakuan si AS alias Jayus (34) dan sohib kentalnya MBS (36). Bukannya ibadah atau cari kegiatan berfaedah, dua warga Kecamatan Buaran ini malah asyik mainan barang haram. Apesnya, niat hati mau transaksi biar bisa “terbang”, eh malah mendarat mulus di tangan Satres Narkoba Polres Pekalongan, Minggu malam (19/4).
Ketangkep Basah Depan Sekolah! Gak ada adabnya, lokasi transaksi yang dipilih Jayus cs ini malah di depan gedung TK/KB RA Kartini, Gang Jalan Raya Ketitang Kidul, Bojong. Sekitar jam sepuluh malam, pas warga lagi istirahat, Jayus yang sudah nunggu barang pesanan langsung disergap tim Opsnal yang sudah mengintai lama.
Nabung Sabu, Bonus Ratusan Pil Alprazolam Polisi nggak mau kecolongan. Pas badan Jayus digeledah, petugas nemu satu paket sabu seberat bruto 0,86 gram yang dibungkus rapi pakai isolasi hitam. Udah kayak kado ulang tahun, tapi isinya racun!
Gak pakai lama, Jayus langsung “nyanyi” ke petugas. Dia ngaku dapat barang putih itu dari temennya, si MBS, dengan harga Rp450 ribu. Berbekal nyanyian Jayus, polisi langsung gercep nyomot MBS di sarangnya.
Hasil “Panen” Polisi:
-
1 Paket Sabu (Bruto 0,86 gram)
-
Ratusan Butir Obat Keras jenis Alprazolam (Siap bikin teler!)
-
Isolasi Hitam & Plastik Klip (Alat tempur buat bungkus sabu)
Masyarakat Lapor, Polisi Sikat! Terbongkarnya kasus ini berawal dari keresahan warga yang curiga kalau wilayah Ketitang Kidul sering dijadikan tempat transaksi setan. Kapolres Pekalongan lewat Satres Narkoba nggak kasih ampun buat para pengedar yang merusak moral warga desa.
Sekarang, Jayus dan MBS cuma bisa meratapi nasib di balik jeruji besi. Alih-alih dapet untung dari jualan sabu dan Alprazolam, keduanya kini terancam hukuman penjara bertahun-tahun. (Red/WD)










