Sragi, Wartadesa. – Nasib naas menimpa Nurani (9), bocah asal Rt. 02/06 Dusun Santri Urip, Sragi, Kabupaten Pekalongan, terbakar di depan rumahnya saat bermain masak-masakan bersama rekannya. Kamis (6/7).
Kejadian itu bermula ketika korban sedang bermain masakmasakan dengan temannya. Tiba-tiba tanpa disadari pakaiannya tersulut api, yang langsung menjalar melalui rok gamis yang dia kenakan. Seketika itu teman korban yang saat itu bermain bersama, berlari menjauh dan pulang ke rumah.
Korban menjerit kesakitan tanpa ada yang mengetahui. Korban baru ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh bibinya, petang hari, lantaran di rumah tidak ada orang. Ibu korban sudah dua tahun meninggal akibat penyakit paru-paru, ayahnya bekerja di Weleri, Kendal.
Korban langsung dilarikan ke RSUD Kajen. Menurut seorang perawat di RSUD Kajen, korban mengalami luka bakar kategori luar biasa dengan luka hampir 90 persen. Untuk menangani hal tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan RSUD Kajen perihal penanganan korban untuk dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang.
Kejadian tersebut memicu pendamping PKH Kecamatan Sragi untuk mengumpulkan donasi hingga terkumpul Rp. 6 juta. “Dengan adanya penggalangan dana ini, mudah-mudahan bisa meringankan beban duka yang dialami,” tutur Slamet, Koordinator PKH Kab. Pekalongan.
Slamet menambahkan bahwa untuk memastikan kondisi Nurani, pihaknya menyempatkan diri ke Semarang, ’Alhamdulillah kondisinya makin membaik. Padahal sebelumnya sempat mengalami sesak napas. Mudah-mudahan kondisi korban ke depan semakin membaik setelah mendapat penanganan medis agar bisa berkumpul bersama keluarganya kembali. Korban ditemani kakak dan ayah kandungnya yang sebelumnya bekerja di Weleri Kendal,’’katanya. (WD, SM, dan dari berbagai sumber)










