Sragi, Wartadesa. – Nurani (9), bocah asal Rt. 02/06 Dusun Santri Urip Desa Gebangkerep, Sragi, Kabupaten Pekalongan, yang terbakar di depan rumahnya saat bermain masak-masakan bersama rekannya. Kamis (6/7) lalu hingga mengalami luka bakar hingga 90% hari ini, Selasa (11/7) meninggal.
Nurani meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP Kariadi Semarang. Setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Kajen dan dirujuk ke rumah sakit di Semarang.
Sebelumnya, kejadian itu bermula ketika korban sedang bermain masakmasakan dengan temannya. Tiba-tiba tanpa disadari pakaiannya tersulut api, yang langsung menjalar melalui rok gamis yang dia kenakan. Seketika itu teman korban yang saat itu bermain bersama, berlari menjauh dan pulang ke rumah.
Korban menjerit kesakitan tanpa ada yang mengetahui. Korban baru ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh bibinya, petang hari, lantaran di rumah tidak ada orang. Ibu korban sudah dua tahun meninggal akibat penyakit paru-paru, ayahnya bekerja di Weleri, Kendal.
Korban langsung dilarikan ke RSUD Kajen. Menurut seorang perawat di RSUD Kajen, korban mengalami luka bakar kategori luar biasa dengan luka hampir 90 persen. Untuk menangani hal tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan berkoordinasi dengan RSUD Kajen perihal penanganan korban untuk dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang. (WD)
Terkait: Bocah Sragi Yang Terbakar Kini Dirawat Di RS Kariadi Semarang










