close
KesehatanPendidikan

Bukan Cuma Fisik dan Biaya, UMPP Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental Sebelum Menikah

kesehatan mental

PEKALONGAN, Warta Desa – Persiapan menuju jenjang pernikahan biasanya identik dengan urusan administrasi, biaya pesta, hingga kesehatan fisik. Namun, ada satu hal penting yang sering terlupakan: Kesehatan Mental dan Emosional.

Melihat fenomena tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) melakukan riset mendalam untuk mendeteksi masalah mental emosional pada calon pengantin. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pasangan di Pekalongan membangun pondasi keluarga yang lebih kuat dan sehat.

Deteksi Dini untuk Keluarga Sehat

Riset yang berjudul “Deteksi Masalah Mental Emosional Calon Pengantin dalam Mempersiapkan Kesehatan Reproduksi” ini berhasil meraih dana bergengsi melalui Hibah Penelitian Fundamental 1 RisetMu.

Tim peneliti ini diketuai oleh Bidan Nina Zuhana, SST., M.Kes, bersama anggota tim Bidan Lia Dwi Pratfitri, MPH dan Bidan Nur Intan Kusuma, M.K. Menariknya, penelitian ini juga melibatkan mahasiswa D3 Kebidanan, Elsa Afifattuz Zahro dan Aisy Dinana Nada, untuk terjun langsung ke lapangan.

“Kesiapan mental punya peran besar dalam menjaga kesehatan reproduksi. Jika mentalnya siap, pasangan akan lebih optimal dalam menghadapi kehamilan dan dinamika kehidupan berumah tangga nantinya,” jelas Nina Zuhana.

Menggali Masalah yang Kerap Terabaikan

Selama ini, tekanan menjelang pernikahan atau kekhawatiran akan masa depan sering kali dianggap sebagai hal biasa. Padahal, jika tidak dideteksi sejak dini, masalah emosional ini bisa berdampak pada keharmonisan keluarga hingga kesehatan ibu dan anak di masa depan.

Penelitian ini bertujuan untuk:

  • Mengidentifikasi potensi masalah mental emosional pada calon pengantin.

  • Mencari faktor-faktor pemicunya.

  • Menyusun rekomendasi program edukasi dan pendampingan yang tepat sebelum akad nikah dilaksanakan.

Manfaat Bagi Warga Desa

Hasil riset ini nantinya tidak hanya berakhir sebagai laporan ilmiah, tetapi akan menjadi dasar bagi UMPP untuk memberikan rekomendasi program pendampingan nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan riset ini, UMPP membuktikan komitmennya untuk hadir memberikan solusi atas kebutuhan nyata warga, khususnya dalam mencetak generasi keluarga yang tangguh lahir dan batin.

Sivitas akademika UMPP berharap, dengan adanya deteksi dini ini, calon pengantin di wilayah Pekalongan dan sekitarnya semakin peduli bahwa sehat itu tidak hanya soal badan, tapi juga soal jiwa. (Davina)

Terkait
Agak risih sih dengernya, tapi ….

Wonopringgo, Wartadesa. - Agak risih juga sih dengernya, disebutin organ reproduksi, trus masa-masa remaja ... kadang mimpi basah, tapi karena Read more

Warga sambut baik kegiatan praktik manasik haji SMPN 01 Pekalongan

Pekalongan, Wartadesa. - Tidak kurang 600 peserta praktik manasik haji memadati komplek Islamic Centre Kota Pekalongan, Kompleks Pondok Pesantren Modern Al-Qur'an, Read more

Awas penipuan berkedok pengiriman data guru

Pekalongan, Wartadesa. Hati-hati terhadap email yang dikirim dari Hamid Muhammad dengan alamat email humasdikdasmen@gmail.com, email  berupa permintaan data guru dan Read more

Pensiunan guru diduga jadi korban pembunuhan

Kesesi, Wartadesa. - Sumarti  (60), pensiunan guru yang tinggal di desa Sidosari rt 04/02 Kec. Kesesi Kab. Pekalongan, diduga menjadi korban Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kesehatan mentalpendidikanumpp