Pemalang, Wartadesa. – Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pemalang meninggal. PDP berjenis kelamin laki-laki, berusia 79 tahun tersebut merupakan warga Taman. Demikian disampaikan Junaedi, Bupati Pemalang, Jum’at (17/04).
Junaedi menambahkan bahwa pasien PDP asal Taman tersebut dirawat di salah satu rumah sakit di Pemalang. Pasien meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB dengan riwayat penyakit bronkhitis (TB) dan di makamkan sore kemarin (Jum’at) juga oleh tim satgas sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19.
“Hari ini saya informasikan kepada rekan -rekan wartawan, satu pasien dalam pengawasan meninggal dunia, malam ini sedang dilakukan proses pemakaman,” ujar Junaedi.
Bupati yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 dalam kesempatan tersebut memohon kepada warga masyarakat untuk berdoa agar musibah ini segera berakhir, namun dengan melihat perkembangan yang ada, selain berdoa juga diperlukan kedisiplinan dari masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran wabah covid-19 ini. “Kita perlu disiplin menjaga jarak, ikuti protokol kesehatan”, ujarnya.
Junaedi juga berpesan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti protokol kesehatan, selain itu masyarakat juga dihimbau untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan covid-19 dari pemerintah, namun tetap semangat bergerak bersama dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Pemalang. “Dan kita juga jangan cemas, jangan panik dan tetap semangat,” pungkasnya. (Eva Abdullah)








