close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Cegah Covid-19, Pemdes Bugangan bagikan seribu masker

masker bugangan

Kedungwuni, Wartadesa. – Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Bugangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan layak mendapat acungan jempol. Untuk mencegah persebaran virus Korona (Covid-19) pemerintah desa setempat menggelar bakti sosial dengan tema Gerakan Seribu Masker untuk Warga Bugangan, Senin (13/04).

Para relawan dengan berkeliling kampung, membagikan masker kain kepada seluruh warga desa. Bhabinkamtibmas, Bripka Ginanjar yang mendampingi relawan membagikan masker mengungkapkan bahwa  pembagian masker yang dimotori oleh para perangkat desa dan relawan serta pengusaha yang berasal dari desa bugangan.

“ini (masker kain) dari hasil produksi seluruh warga yang memiliki usaha konveksi se desa Bugangan kemudian dikumpulkan dan dikoordinir desa kemudian dibagikan kepada seluruh warga dengan maksud warga desa Bugangan selalu menggunakan masker apabila melakukan aktifitas di luar rumah.” Ujar Ginanjar.

Warga pun antusias dan menyambut positif dengan program dari desa, karena mengurangi pengeluaran warga untuk membeli masker, mengingat banyak warga yang sekarang kehilangan mata pencarian karena dampak dari Covid-19.dan mengucapkan terima kasih pada pihak desa dan kepolisian setempat. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Lagi PDP di Kota Santri meninggal, Bupati Pekalongan akan lakukan rapid tes

pdp meninggal

Karangdadap, Wartadesa. – Lagi! Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal. Pasien dengan inisial AK (38), warga Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, Pekalongan meninggal dan dimakamkan kemarin, Senin (13/04).

AK merupakan mudikers dari Bogor. Ia pulang kampung pada tanggal 8 April 2020 dan mengalami sesak nafas, demam, batuk dan suhu tubuh 38 derajat celcius.  Selang sehari kepulangannya, AK memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Karangdadap  dan dinyatakan sebagai PDP.

Camat Karangdadap, Abdul Qoyyum membenarkan bahwa ada satu PDP yang meninggal, ia mengatakan bahwa pasien PDP sempat dirawat di Rumah Sakit Djunaid dan meninggal Senin malam, jenazah sampai di Tempat Pemakaman Umum Dukuh Pegandon Tengah, Desa Pegandon pukul 22.35 WIB dan kemudian langsung di makamkan.

“Benar, ada salah satu warga Kecamatan Karangdadap yang meninggal dan pasien PDP. Pasien sempat dirawat di rumah sakit, dilakukan test rapid test juga dan hasilnya negatif, tetapi mempunyai riwayat TB Paru, dikatakan PDP karena riwayat berpergian dari zona merah dan sempat demam sampai 38 derajat celcius lebih. Jenazah langsung dimakamkan di TPU Pegandon Tengah,” ucapnya.

Qoyyum menjelaskan bahwa proses pemakaman dilakukan menggunakan protap COVID-19, warga  Desa Pegandon menerima pemakaman dan tidak ada penolakan dari warga.

Sementara itu untuk menghadapi penyebaran virus Korona dari carrier (pembawa virus dari zona merah) Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menyiapkan skema isolasi mandiri. Menurutnya pemudik dapat melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Inisasi isolasi mandiri ini juga telah dilakukan banyak pemerintah desa.

Selain skema isolasi mandiri, Asip menyebut pihaknya secara bertahap akan melakukan rapid tes. “Gelombang pertama rapid tes dilakukan untu tanaga kesehatan, dan  gelombang kedua adalah para kepala OPD, karena mereka yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19,” tuturnya, Senin (13/04). (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Dua PDP di Pemalang meninggal

covid pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD M Ashari Pemalan hari ini, Senin (13/04) meninggal. Pasien merupakan warga Comal  dan Taman Kabupaten Pemalang. PDP meninggal asal Comal berusia 61 tahun, sedang PDP meninggal asal Taman berusia 44 tahun.

Bupati Pemalang, Junaedi dalam konferensi persnya mengakatan bahwa pihaknya berdukacita atas musibah tersebut. “Innalillahi wa Innalillahi rojiun, perlu kami sampaikan kabar duka bahwa hari ini ada warga kita (Pemalang) yang meninggal. Kami Pemerintah Kabupaten Pemalang menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

PDP asal Comal dinyatakan meninggal hari ini pukul 10.00 WIB, sedang PDP asal Taman meninggal pada pukul 11.15 WIB, lanjut Junaedi.

Sebelumnya, pasien asal Comal dirujuk ke RSUD dr Ashari pada Ahad malam (12/04) pukul 23.30 WIB sedang pasien asal Taman dirawat di rumah sakit yang sama sejak 07 April 2020.

Jenazah dimakamkan sore ini di pemakaman yang berbeda dengan menggunakan protokol kesehatan dan prosedur yang berlaku, terang Junaedi.. “Kedua pasien bukan pasien positif Covid-19. Sampai sekarang belum ada hasil uji lab swab yang menyatakan keduanya positif Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, Junaedi juga menyebut bahwa ada tambahan tiga orang yang dinyatakan positif Korona. “Dari hasil konfirmasi resmi dari otoritas yang berwenang yakni Balai Besar Litbang Kesehatan di Salatiga, warga Pemalang yang dinyatakan positif corona bertambah tiga orang. Saat ini pasien yang positif Covid-19 jumlah keseluruhan ada 5 orang,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Kesehatan

Dua warga Batang Positif Korona

wihaji

Batang, Wartadesa. –  Dua warga Batang dinyatakan positif Korona (Covid-19). Hal tersebut berdasarkan hasil swab tes terhadap empat orang yang sebelumnya dinyatakan positif Korona.

“Hasil tes Swab, dua orang dinyatakan positif Covid-19, satu negatif dan satu lagi belum keluar hasil tesnya,” ungkap Bupati Batang, Wihaji, Senin (13/04).

Wihaji menambahkan, dalam rapid tes ada empat orang yang dinyatakan positif Covid-19, setelah itu keempatnya melakukan swab tes dan hasilnya dua orang terpapar Korona.

Menurut Wihaji, dua orang yang positif Korona tersebut saat ini kondisinya membaik. Ia menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. (Eva Abdullah)

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Desa Sidorejo Comal bentuk Kampung Siaga Covid-19

kampung siaga covid

Pemalang, Wartadesa. – Dalam rangka mengedukasi dan sosialisasi himbauan dari Pemerintah , Polres Pemalang bersama Pemerintah Desa dan Kecamatan membentuk Kampung Siaga Covid-19 di Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.

Dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 April 2019 bertempat di Posko Siaga Covid-19 Desa Sidorejo telah diresmikan Pembentukan Kampung Siaga Covid-19 tepatnya di Dukuh Kedawung Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.

Pembentukan Kampung Siaga Covid-19 sendiri diprakasai oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Pemalang, Mahfudin dan sepenuhnya didukung Polres Pemalang

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Comal yang diwakili oleh Sekcam Prasetyo Widiatmoko, Danramil Comal Kapten Inf. Sarmin,Kapolsek Comal AKP Nana Edi Sugito,   dan jajaran pemerintah desa beserta tokoh masyarakat dan tokoh daerah Desa Sidorejo.

Kegiatan yang diawali dengan Pendirian Posko Siaga Covid-19 dan Pemasangan Spanduk Kampung Siaga ini berjalan dengan lancar dan dilanjutkan Pembagian Masker sebanyak 1.000 buah, hand danitizer 200 botol ukuran 25 ml, alat semprot desinfektan dan helm sebanyak satu buah serta peralatan CTPS.

Menurut Slamet Waluyo selaku Kades Sidorejo, ia berterima kasih kepada seluruh pihak terkait bantuan tersebut. “Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Polres Pemalang terhadap bantuan sarpras pencegahan Covid-19 yang telah diberikan. Kami dari Pemdes Sidorejo akan selalu berusaha secara maksimal dalam mencegah penyebaran covid-19 dan Pemdes Sidorejo akan selalu mensosialisakan kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kecamatan serta Maklumat Kapolri dalam penanganan Covid-19,” ujarnya

“Diharapkan warga jangan panik dan takut serta agar selalu mematuhi protokoler kesehatan Dan Patuhi dan laksanakan anjuran dari Pemerintah.” Tambahnya.

AKP Nana Edi Sugito  Selaku Kapolsek Comal mengatakan, “tujuan dibentuknya Kampung Siaga Covid-19 di Desa Sidorejo karena di Desa Sidorejo sudah ada 2 warga yang Positif Covid-19 ,kami berharap warga Jangan panik dan patuhi protokoler kesehatan Jangan sampai ada penolakan terhadap acara pemakaman terhadap Jenazah yang Meninggal karena Covid-19,” terangnya. (Eky Diantara)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu warga Pasien Dalam Pengawasan di Wonopringgo meninggal

rsud kajen

Wonopringgo, Wartadesa. – Warga Desa Jetakkidul, Kecamatan Wonopringgo berinisial K, laki-laki berusia 52 tahun, merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dirawat di RSUD Kajen meninggal, Senin (13/04).

K dimakamkan pagi tadi oleh petugas dengan protokol pemulasaran Covid-19 di pemakaman desa setempat.

Sebelumnya, Informasi dari Kepala Desa Jetaklengkong, Ahad (12/04) sore, petugas kepolisian mendatangi Kepala Desa Jetaklengkong, Kecamatan Wonopringgo, Pekalongan, sore hari untuk memberitahu kabar kematian tersebut.  Setelah dicek bahwa PDP yang meninggal adalah warga Jetakkidul, petugas melanjutkan perjalanannya ke desa yang dituju.

Menurut Anis Rosidi, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, pasien dinyatakan PDP karena baru pulang dari Jakarta yang merupakan zona merah Covid-19, dia belum dinyatakan positif Korona.

Almarhum sebelumnya sudah sakit selama empat pekan dengan keluhan batuk,  pilek dan demam, lanjut Anis, ia sempat dirawat di RSUD Kajen selama empat hari. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Junaedi tetapkan Pemalang KLB Korona

KLB

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang, Junaedi menetapkan wilayahnya berstatus darurat bencana atau kejadian luar biasa (KLB) virus Korona (Covid-19). Pengambilan keputusan tersebut setelah dua warga Kota Ikhlas yang dinyatakan positif Korona.

“Kabupaten Pemalang sudah berstatus darurat bencana atau KLB Covid-19. Apalagi, Pemalang sekarang sudah masuk zona merah,”  ujar Junaedi saat berkunjung ke Posko Covid-19 di Desa Kramat, Pemalang, Ahad (12/04).

Junaedi meminta warga Pemalang untuk mengikuti protokol  kesehatan yang telah diberlakukan pemerintah, yakni membatasi aktifitas di luar rumah, mengenakan masker saat beraktifitas untuk mencegah penyebaran virus Korona.

Junaedi meminta para warga Pemalang yang sudah mudik di kampung halamannya untuk didata dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Penetapan KLB tersebut, lanjut Junaedi, mengacu Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ketentuan penetapan KLB diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Kesehatan 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanSosial Budaya

Putus rantai persebaran virus Korona, Heru Gunawan sumbang ratusan masker kain

masker

Tirto, Wartadesa. – Tiga warga Kabupaten Pekalongan dinyatakan positif virus Korona (Covid-19) membuat Heru Gunawan, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan mendorong kesadaran warga untuk mengenakan masker kain saat beraktifitas.

Menurut Heru, sapaan akrabnya, himbauan Bupati Pekalongan tentang pemakaian masker bagi semua orang, sudah sepatutnya dipatuhi oleh seluruh warga Kota Santri untuk mengikutinya. Heru menyebut bahwa pemakaian masker di luar rumah harus dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Korona.

Sebagai wujud kepedualiannya, Heru menyerahkan bantuan 500 masker kain gratis kepada warga Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Bantuan masker kain diserahkan kepada Ketua Aisyiyah Cabang Wuled, Ahad (12/04) untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan secara gratis.

“Berkaitan dengan himbauan bupati tentang pemakaian masker bagi semua orang. Maka sudah sepatutnya kita mengikutinya. Karena saat ini Kabupaten Pekalongan sudah ada 3 orang yang positif Korona. Sehingga pemakaian masker di luar rumah memang harus dilalukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujar Heru Gunawan, Ahad (12/04) disela-sela penyerahan bantuan 500 masker gratis untuk warga Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut, Heru berpesan agar seluruh warga di Kota Santri memakai masker kain saat keluar rumah. “Saya sebagai anggota dewan berpesan kepada semua warga untuk memakai masker kain jika keluar rumah. Karena masker medis saat ini sulit didapatkan maka pemakaian masker medis hanya untuk tenaga medis saja. Sedangkan masker kain bisa dipakai untuk semua.” Pungkasnya.

Sementara itu, Nur Izzah, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Wuled menyampaikan bahwa pembagian masker ke warga akan dilaksanakan hari  ini juga. “Kami akan langsung melaksanakan pembagian masker kain kepada warga Desa Wuled yang membutuhkan, hari ini juga,” ujarnya.

Menurut perempuan yang sering disapa mba Izzah ini, menyebut bahwa penting bagi warga untuk mengenakan masker saat beraktifitas. “Penting (mengenakan) masker untuk warga saat ini, sehingga Aisyiyah turun tangan dalam upaya pencegahan covid-19 ini,” lanjutnya.

Izzah pun berterima kasih kepada Heru Gunawan atas sumbangan 500 buah masker kain tersebut, “Kami mengucapkan terima kasih kepada mas Heru atas sumbangan 500 buah masker kain ini, dan kepada beberapa donatur yang lain.  Insya Allah masker ini sangat bermanfaat untuk warga.” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Pemkot Pekalongan siapkan rumah singgah untuk isolasi

gedung diklat

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Pemerintah kota Pekalongan tengah menyiapkan 22 kamar untuk ruang isolasi tambahan berupa rumah singgah bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto menyebut bahwa rencana rumah singgah tersebut akan dipusatkan di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Jalan Merbabu Pekalongan Barat.

“Rumah Singgah yang rencanannya disiapkan Pemkot ini akan menggunakan Gedung Diklat Kota Pekalongan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Pekalongan,” ucap Slamet.

Rumah singgah, menurut Slamet diperuntukkan untuk  ODP atau yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit dan memiliki gejala klinis ringan maupun Orang Tanpa Gejala (OTG), “untuk tempat isolasi secara mandiri agar menghindari penularan Covid-19 di Kota Pekalongan secara meluas,” ujarnya Rabu(08/04).

Rumah singgah tersebut diperuntukkan bagi pemudik yang setelah dicreening masuk kategori ODP dan OTG yang  tidak mampu mengisolasikan diri dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan yang ada, “kami sarankan bisa masuk di rumah singgah, daripada nanti kami biarkan di rumah yang kemungkinan akan menularkan kepada oranglain baik keluarga maupun tetangga sekitar.” lanjut Slamet.

Slamet menambahkan bahwa rumah singgah tersebut mulai dapat digunakan hari ini. “Mulai Kamis sudah bisa ditempati. Total ada 22 kamar yang diperuntukkan bagi OPD dan juga 24 tempat tidur yang bisa digunakan untuk OTG. Bagi ODP yang diisolasi, memang akan menempati kamar masing-masing sedangkan OTG per kamar terdiri dari 2 sampai 4 tempat tidur,“ tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi C, M Bowo Leksono memberikan masukan kepada Dinas Kesehatan agar juga melengkapi fasilitas untuk hiburan baik bagi pasien ODP, OTG, maupun para relawan dan petugas medis yang bertugas. “Ini perlu diberi televisi sekedar untuk hiburan mereka. Kan ada perawat juga di sini. Kasihan kalau tidak ada hiburan apapun. Kemudian kami juga usulkan kalau bisa diberi free wifi yang bisa diakses di sini,” katanya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Wahai para kades, alokasikan dana desa untuk pengadaan masker kain

himbauan

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menginstruksikan seluruh warga Kota Santri untuk menggunakan masker kain (bagi warga yang sehat) saat beraktifitas dimanapun. Himbauan bernomor 443.1/01143 Tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan virus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tersebut merupakan langkah tepat untuk menghentikan penyebaran virus Korona, disamping rajin cuci tangan dengan sabun selepas dan sebelum aktifitas.

Meski saat ini beberapa industri rumahan konfeksi telah banting stir, memproduksi kain dua lapis. Namun jelas kebutuhan masker kain di Kota Santri sangat besar. Sebanding dengan total jumlah penduduk yang ada.

Saat ini, industri rumahan konfeksi maupun usaha rumahan yang menggeluti pembuatan masker, terkendala modal usaha. Ada celah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa dengan menggunakan dana desa untuk mendorong warga setempat yang berprofesi sebagai buruh jahit, usaha kecil konfeksi untuk memproduksi masker kain dengan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing wilayah. Mengingat penyediaan masker kain harus dilakukan dengan cepat.

Bupati seyogyanya lebih mendorong para kades, untuk tidak takut menganggarkan dana desa untuk membiayai pengadaan masker kain. Alokasi dana desa yang saat ini sangat kecil, yakni sebesar 1 persen dari total dana desa, membuat beberapa kepala desa, takut mengambil kebijakan pengalokasian anggaran dana desa untuk pencegahan virus Korona.

Padahal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pemerintah daerah tak perlu takut menggunakan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa guna menanggulangi virus corona (COVID-19). Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri mengatakan, pengadaan barang dan jasa dalam situasi dan kondisi darurat dimungkinkan untuk dilakukan secara swakelola. Sepanjang,  pelaksana pengadaan memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu.

Bupati Pekalongan dapat menginstruksikan pengadaan masker kain di tiap-tiap desa dengan memberdayakan buruh konfeksi, usaha konfeksi tiap-tiap desa untuk memproduksi masker. Masker produksi tiap-tiap desa tersebut kemudian dibeli oleh desa dengan dana desa.

Masker kemudian dibagikan kepada warga desa dengan ketentuan gratis bagi warga miskin dan rentan miskin, untuk warga yang mampu membeli, masker dijual murah namun tidak diperkenankan diborong. Misal ditetapkan harga Rp 2.000-3.000 permasker. Hasil penjualan dari masker, oleh desa digunakan kembali untuk membeli masker dari usaha warga. Begitu berkelanjutan.

Dua keuntungan dari program pengadaan masker oleh pemerintah desa. Pertama, memberdayakan ekonomi warga, utamanya buruh jahit dan usaha industri rumahan konfeksi masing-masing desa. Mereka yang terdampak secara ekonomi akan terbantu dengan kegiatan tersebut. Kedua, membantu mengurangi penyebaran dan langkah antisipatif melawan penyebaran virus Korona di setiap desa se-Kabupaten Pekalongan.

Maukah pemerintah tingkat kabupaten hingga desa melakukan hal kecil namun berdampak luar biasa dalam penanganan wabah Korona ini?

 

Penulis: Buono

Pimpinan Redaksi Wartadesa

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya