Pemalang, Wartadesa. – Dalam rangka mengedukasi dan sosialisasi himbauan dari Pemerintah , Polres Pemalang bersama Pemerintah Desa dan Kecamatan membentuk Kampung Siaga Covid-19 di Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.
Dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 April 2019 bertempat di Posko Siaga Covid-19 Desa Sidorejo telah diresmikan Pembentukan Kampung Siaga Covid-19 tepatnya di Dukuh Kedawung Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.
Pembentukan Kampung Siaga Covid-19 sendiri diprakasai oleh Ketua GP Ansor Kabupaten Pemalang, Mahfudin dan sepenuhnya didukung Polres Pemalang
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Comal yang diwakili oleh Sekcam Prasetyo Widiatmoko, Danramil Comal Kapten Inf. Sarmin,Kapolsek Comal AKP Nana Edi Sugito, dan jajaran pemerintah desa beserta tokoh masyarakat dan tokoh daerah Desa Sidorejo.
Kegiatan yang diawali dengan Pendirian Posko Siaga Covid-19 dan Pemasangan Spanduk Kampung Siaga ini berjalan dengan lancar dan dilanjutkan Pembagian Masker sebanyak 1.000 buah, hand danitizer 200 botol ukuran 25 ml, alat semprot desinfektan dan helm sebanyak satu buah serta peralatan CTPS.
Menurut Slamet Waluyo selaku Kades Sidorejo, ia berterima kasih kepada seluruh pihak terkait bantuan tersebut. “Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Polres Pemalang terhadap bantuan sarpras pencegahan Covid-19 yang telah diberikan. Kami dari Pemdes Sidorejo akan selalu berusaha secara maksimal dalam mencegah penyebaran covid-19 dan Pemdes Sidorejo akan selalu mensosialisakan kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kecamatan serta Maklumat Kapolri dalam penanganan Covid-19,” ujarnya
“Diharapkan warga jangan panik dan takut serta agar selalu mematuhi protokoler kesehatan Dan Patuhi dan laksanakan anjuran dari Pemerintah.” Tambahnya.
AKP Nana Edi Sugito Selaku Kapolsek Comal mengatakan, “tujuan dibentuknya Kampung Siaga Covid-19 di Desa Sidorejo karena di Desa Sidorejo sudah ada 2 warga yang Positif Covid-19 ,kami berharap warga Jangan panik dan patuhi protokoler kesehatan Jangan sampai ada penolakan terhadap acara pemakaman terhadap Jenazah yang Meninggal karena Covid-19,” terangnya. (Eky Diantara)










