close
Politik

Diduga Pilkades curang, warga Desa Jrebengkembang demo

demo jrebeng
Petugas melakukan apel sebelum pengamanan demo paska Pilkades Jrebengkembang, Jum'at (13/12)

Karangdadap, Wartadesa. – Puluhan warga menggelar aksi demo paska gelaran Pilkades di Balaidesa Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jum’at (13/12).Warga yang menggelar aksi, mempertanyakan kinerja  P2KD desa setempat yang dianggap tidak profesional.

Menurut perwakilan warga, mereka menemukan kecurangan–kecurangan yang sudah terstruktur seperti adanya warga yang meninggal tetapi didalam absen (daftar presensi) nya dianggap hadir, saksi tidak diberikan hasil rekapitulasi hasil perhitungan pilkades dan adanya anduman yang diberikan oleh calon kepala desa.

Aksi yang mendapat pengawalan ketat berupa anggota Polsek Karangdadap juga mendapat bantuan personil dari Polres Pekalongan, anggota intel, reskrim, provost dan 1 pleton dalmas dengan peralatan lengkap tersebut kemudian dimediasi dengan melakukan audiensi.

Audiensi dihadiri oleh muspika sebagai Timwas pilkades serentak Kab. Pekalongan, DPD Desa Jrebengkembang dan sejumlah warga yang akan mengajukkan tuntutanya yang berjumlah kurang lebih 20 orang.

Saat audiensi, sebagian warga mempertanyakan kerja dari P2KD saat pemilihan kepala desa serentak kabupaten Pekalongan 2019 yang dianggap tidak profesional, warga menemukan kecurangan – kecurangan yang sudah terstruktur seperti adanya warga yang meninggal tetapi di dalam absennya dianggap hadir, saksi tidak diberikan hasil rekapitulasi hasil perhitungan pilkades dan adanya anduman yang diberikan oleh calon kepala desa.

Menjawab pertanyaan dari peserta aksi, Ketua P2KD, Sugiato mengatakan bahwa P2KD sudah bekerja secara maksimal serta tidak ada keberpihakan kepada salah satu calon, “apabila ada bukti kecurangan kami, kami minta tolong di buktikan,” ujarnya.

Kapolsek Karangdadap, Iptu Bambang Sutrisno,   mengatakan segala sesuatu tuduhan harus disertai bukti yang kuat, ”kalau hanya menuduh – nuduh itu namanya fitnah,” tuturnya.

Namun para peserta aksi tidak menunjukkan bukti-bukti kuat terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pilkades tersebut, sehingga tidak dilakukan tindaklanjut. (Eva Abdullah)

Tags : demo pilkadesjrebengkembangPekalongan