Doro, Wartadesa. – Lubang mengganga cukup dalam terdapat di jalan raya Doro-Kedungwuni, tepatnya di perbatasan Desa Kutosari dengan Desa Kaliketing Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Lubang ini sudah banyak memakan korban yang jatuh dengan luka amat serius.
Eko, salah seorang warga setempat, mengunggah foto-foto kondisi jalan di perbatasan Kaliketing yang berlubang cukup dalam dan sudah banyak memakan korban kecelakaan tersebut, Kamis (01/02) dalam sebuah laman grup media sosial.
“Saya ingin melaporkan kepada masyarakat umum, Bahwa jalan arah Doro-kedungwuni tepatnya perbatasan kutosari dengankaliketing terdapat lubang yang cukup dalam, saya sudah sering liat orang jatuh disini bahkan ada yg jatuh dengan luka amat serius, Lubang sudah ada 6 bulanan lur,” tulis Eko.

Sebulan sebelumnya, Isa Anshori, warga setempat, juga menuliskan keluhan senada dalam sebuah posting di media sosial, “LUBANG BAHAYA terdapat. Di jalan antara kutosari dan kaliketing kc doro tolong di perbaiki pak sudah banyak korban terperosok ke situ, sudah berbulan bulan di biarkan begitu halo pak DPU ,,!? (aktifis LSM doro kb pklongan),” tulisnya.
Kurang tanggapnya pemangku kepentingan pada permasalahan tersebut, Muh Wahyu, memposting tangkapan layar (screenshoot) postingan Eko, dalam sebuah komentar laman media sosial Kabupaten Pekl yang menulis tentang rencana pembangunan Lemdiklat Polri si Kajen.
Wahyu menulis, “misi pak gimana tangapqnya,sudah f konfirmasi ma pihak terkait kah,”

Wartadesa yang mencoba mengecek lokasi, mendapati bahwa lubang tersebut sangat berbahaya bagi pengguna jalan, utamanya bila malam hari karena minimnya penerangan.
Menurut Bagus (25), warga Kaliketing yang dijumpai Wartadesa Jum’at (02/01) pagi, mengungkapkan bahwa sudah enam bulan, bahkan lebih lubang itu dibiarkan tanpa ada perbaikan, “Sudah lama mas … enam bulan lebih tidak diperbaiki. Kalau malam berbahaya sekali, karena minim penerangan banyak korban kecelakaan akibat motornya masuk ke lubang itu,” tuturnya. (Eva Abdullah)










