Warta Desa, Pekalongan, 7 Juni 2025 – Diusia yang tak lagi muda, Gareng, pria 57 tahun asal Dukuh Petungkon, Desa Tembelanggunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, menunjukkan semangat hidup luar biasa. Meski hidup dalam keterbatasan dan hanya tinggal bersama anaknya setelah sang istri meninggal, Gareng tetap gigih mencari nafkah sebagai kuli panggul di Pasar Karanganyar.
Namun, aktivitas Gareng tak berhenti di situ. Saat aktivitas pasar sedang sepi, ia memilih mengisi waktunya dengan kegiatan sosial memperbaiki jalan di jalur Karanganyar–Lebakbarang. Dengan alat seadanya, Gareng menambal lubang-lubang jalan menggunakan urugan tanah dan memperbaiki saluran air yang merusak badan jalan.
“Biar jalan enak dilewati, kasihan sopir-sopir angkutan kalau jalannya rusak,” ucap Gareng ketika ditemui di lokasi. Ia mengaku tak mengharap imbalan, hanya berharap para pengguna jalan bisa lebih nyaman dan selamat dalam perjalanan.
Gareng juga rutin mendoakan para sopir dan teman-temannya agar selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam mencari rezeki. Sikapnya ini membuat banyak orang di sekitarnya kagum, karena di tengah keterbatasannya, Gareng justru memilih untuk peduli pada kepentingan orang lain.
Kisah Gareng menjadi pengingat bahwa semangat dan kepedulian sosial tidak mengenal usia dan kondisi. Ia adalah potret ketulusan dan kerja keras dari pelosok Pekalongan yang patut diapresiasi. (Rohadi)










