close

tabligh akbar

Sosial Budayatabligh akbar

Ribuan Jamaah Padati Masjid Transit Hj. Mutimah Dahlan Doro, Ki Kusnadi Bagikan Resep Makmurkan Masjid Lewat Sedekah

template berita foto warta desa (1)

PEKALONGAN, WARTA DESA. – Suasana khidmat sekaligus antusias menyelimuti kawasan Doro, Kabupaten Pekalongan, pada gelaran Pengajian Ahad Pagi di Masjid Transit Hj. Mutimah Dahlan. Ribuan peserta dari berbagai penjuru Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya tampak memadati area masjid hingga meluber ke halaman untuk mendengarkan tausiyah dari tokoh inspiratif asal Sragen, Ki Kusnadi Ikhwani.

Ki Kusnadi, yang merupakan Ketua Takmir Masjid Al Falah Sragen—sebuah masjid yang dikenal luas karena manajemennya yang progresif—hadir memberikan materi yang segar namun sarat makna mengenai cara mengelola jamaah dan menghidupkan semangat berkontribusi di rumah Allah.

Strategi “Makan-Makan” untuk Menggaet Jamaah

Dalam penyampaiannya, Ki Kusnadi menekankan pentingnya pendekatan yang menggembirakan jamaah, salah satunya melalui makan bersama. Beliau menceritakan pengalaman di Masjid Raya Al Falah saat penutupan Ramadhan lalu.

“Kami undang Bupati dan Kepala Dinas hadir di penutupan Ramadhan. Kami siapkan nasi kebuli dan kambing guling untuk seribu jamaah. Semuanya disajikan di nampan agar suasana kekeluargaan terasa,” ujar Ki Kusnadi disambut tawa dan decak kagum jamaah.

Uniknya, Ki Kusnadi memiliki cara diplomatis untuk mengajak tokoh penting berdonasi. Setelah acara makan selesai, ia mengumumkan bahwa biaya konsumsi sebesar Rp18 juta belum dibayar. Strategi “kejujuran” ini rupanya mengetuk hati Bupati Sragen yang langsung maju ke depan dan melunasi seluruh biaya tersebut secara spontan.

Memuliakan Imam dan Hafiz Quran

Tak hanya soal perut, Ki Kusnadi juga membagikan kisah bagaimana ia “mengikat” imam muda dan hafiz Quran agar betah mengabdi di masjid. Ia menceritakan kisah Ustadz Mufti Al-Habib yang berasal dari Lombok.

Agar sang imam tidak kembali ke kampung halaman, pihak takmir berinisiatif:

  1. Mencarikan Jodoh: Menjodohkan dengan warga lokal.

  2. Memberikan Fasilitas: Iuran takmir untuk membelikan sepeda motor dan rumah sebagai tempat tinggal.

  3. Memberangkatkan Umroh: Mengetuk hati Kapolres setempat untuk memberikan amal jariyah berupa biaya umroh sebesar Rp25 juta bagi sang imam.

Mengajak Kontribusi, Bukan Meminta

Prinsip utama yang ditekankan Ki Kusnadi adalah “mengajak untuk berkontribusi,” bukan sekadar meminta sumbangan. Baginya, fasilitas masjid—seperti karpet yang nyaman—harus diutamakan demi kenyamanan jamaah, terutama mereka yang sudah lanjut usia.

“Bukannya saya itu menodong, tapi mengajak untuk berikan yang terbaik. Saat ini bahkan karpet di Al Falah belum lunas, tapi kami pasang yang paling bagus agar jamaah sepuh (tua) merasa nyaman saat sujud,” pungkasnya.

Acara yang berlangsung hingga menjelang siang ini ditutup dengan doa bersama. Kehadiran Ki Kusnadi diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi pengelola masjid di wilayah Pekalongan agar lebih inovatif dalam melayani jamaah dan memakmurkan tempat ibadah. (Isa Anshori)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Sosial Budayatabligh akbar

Tantangan Peran Ibu Dalam Mewujudkan Keluarga Muda yang Tangguh

IMG-20251005-WA0017

Warta Desa, Pemalang. 05 Oktober 2025. – Pimpinan Cabang Muhammasiyah (PCM) Ampelgading Kabupaten Pemalang melaksanakan kajian rutin bulanan yang dilaksanakan oleh tuan rumah PRM Sidokare dengan tema Peran Ibu Mewujudkan Keluarga Muda Tangguh dan Islami.

Pada kesempatan ini, Ainun Muthoharoh, Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan, menyampaikan tantangan peran ibu dalam mewujudkan keluarga muda tangguh, yaitu: era globalisasi, minim komunikasi, hingga ekonomi.

“Ibu ada madrasah pertama untuk anak, sehingga diharapkan rumah menjadi tempat yang nyaman, tempat bermain, belajar, serta pembentukan akhlak untuk mewujudkan generasi yang memiliki peradaban yang baik pula.” Ujar Ainun.

Di tengah kajian, Ainun membagikan Parfum Grow buatannya dan Sunscreen Halebella untuk memberikan hadiah kepada jamaah yang telah mempraktikkan keharmonisan keluarga seperti suami istri bersalaman/berpamitan ketika akan pergi keluar rumah.

Slamet Aji, Ketua PCM Ampelgading menyambut hangat dan memberikan kesempatan kepada muballighot muda untuk tampil dan memberikan warna kajian. “Kita berikan dukungan dan kesempatan kepada yang muda”

Pengajian dihadiri kurang lebih 1000 jamaah yang terdiri dari kalangan muda hingga tua. Tampak sinergisme antara PCNA, PCA, Kokam, dan PCPM Ampelgading mensukseskan acara tersebut. (Nanank Fahrudin)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Hukum & Kriminaltabligh akbar

Tabligh Akbar dan Haul KH. Muhammad Hasyim di Pemalang Ricuh, Puluhan Luka Akibat Bentrok Massa

IMG_20250724_114209

Warta Desa, PEMALANG – Kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H dan Haul KH. Muhammad Hasyim di Kabupaten Pemalang pada Rabu (23/7/2025) berakhir ricuh. Acara yang menghadirkan Habib Rizieq Bin Syihab sebagai penceramah ini dihadiri sekitar 3.000 jamaah dan sejumlah pejabat daerah, namun bentrok antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Warga Islam Laskar Sabilillah (PWI LS) pecah hingga mengakibatkan puluhan orang luka-luka.

Tabligh Akbar tersebut dimulai pukul 13.00 WIB di Majlis Nurul Habib, Desa Jurangmangu, Kecamatan Pulosari, dengan agenda pembacaan maulid dan ratib, serta tausiyah oleh Habib Rizieq Bin Syihab pada pukul 15.15 WIB. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Dandim 0711 Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo, serta pimpinan Majlis Nurul Habib Habib Ali Bin Abdurrahman Assegaf.

Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq mengingatkan jamaah untuk menjaga agama, negara, ulama, dan habaib, serta menolak perpecahan. Ia juga menyinggung soal PKI dan menegaskan bahwa yang menolak pengajian adalah bagian dari paham tersebut.

Namun, sekitar pukul 23.19 WIB sebelum Habib Rizieq hadir di lokasi pengajian kedua di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, bentrok terjadi saat anggota PWI LS menerobos area pengajian melalui jalan tikus. Bentrok pecah di depan panggung utama, kedua massa saling pukul dengan tongkat kayu dan melempar batu. Bentrokan berlangsung dua kali dan menyebabkan sejumlah korban luka serius.

Korban luka dalam kejadian ini antara lain:

Adi (Kab. Sragen): Luka robek kepala, dirawat di RS Islam.

Khaerul Farid (Demak): Luka robek kepala, RS Siaga Medika.

Rizki Nur Fauzi (Pemalang): Tangan kanan terkilir, RS Siaga Medika.

Ahmad Warsono (Brebes): Luka robek kepala belakang, RS Siaga Medika.

Khaerul Anam (Kebumen): Luka robek kepala belakang, RS Siaga Medika.

Mahmudi (Demak): Luka robek hidung, RS Siaga Medika.

Mono (Karanganyar): Luka robek punggung, RS Siaga Medika.

Bripka Muhammad Bintoro (Polres Pemalang): Luka robek pelipis kanan, RS Siaga Medika.

Bripda Nicolas Aji Wicaksono (Polres Pemalang): Luka robek kepala belakang, RS Siaga Medika.

Pono (Karanganyar): Luka robek bibir dan jari kiri, RS Islam.

Khoerul Huda (Bumiayu): Luka, dirawat di Puskesmas Petarukan.

Analisa kejadian menyebutkan, bentrok dipicu upaya PWI LS menerobos masuk lokasi pengajian melalui jalan setapak dan menyerang penjaga FPI. Meski sempat dilakukan negosiasi pada pukul 03.00 WIB antara PWI LS, Kapolsek Petarukan, anggota BIN, dan Kesbangpol, bentrok tetap terjadi akibat provokasi saat rombongan PWI LS melintasi lokasi dan meneriaki massa FPI.

Hingga pukul 03.15 WIB, sebagian massa PWI LS masih bertahan di Masjid Ukhuwah Islamiya Desa Klareyan, Petarukan, dengan jumlah sekitar 1.100 orang, sementara massa FPI sekitar 1.000 orang.

Kesbangpol Kabupaten Pemalang dan Pekalongan bersama aparat kepolisian melakukan langkah cepat, mengevakuasi korban ke RS Siaga Medika dan RS Islam Pemalang serta mendata seluruh korban luka untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak panitia melalui Ustad Imron menyayangkan kericuhan tersebut, mengingat acara digelar untuk memperingati Tahun Baru Islam dan Haul KH. Muhammad Hasyim dengan tujuan menambah iman dan mempererat ukhuwah umat. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

selengkapnya
Berita DesaSosial Budayatabligh akbar

Pekalongan Bersholawat: Kades se-Kecamatan Kesesi Gelar Sholawat Bersama di Desa Pantirejo

sholawat

Warta Desa, Pekalongan, Rabu 16 Juli 2025 – Dalam rangka kegiatan rutin bulanan bertajuk “Pekalongan Bersholawat”, para kepala desa se-Kecamatan Kesesi menggelar acara sholawat bersama yang kali ini diselenggarakan di Desa Pantirejo, bertempat di Masjid Nurul Huda.

Acara yang digelar pada malam Rabu Wage tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Kesesi, seluruh perangkat desa, serta tokoh masyarakat dan warga sekitar yang datang dengan antusias.

Selain lantunan sholawat, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah dari KH. Abdul Ghofar yang memberikan siraman rohani bagi seluruh jamaah yang hadir.

Camat Kesesi, Fuadi Jaman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Kegiatan rutinan seperti ini sangat bermanfaat untuk mempererat tali silaturahmi antar desa dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya dengan senyum hangat.

Kepala Desa Pantirejo, dalam pernyataannya, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh warga Desa Pantirejo.
“Saya selaku Kepala Desa Pantirejo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah ikut serta membantu menyukseskan acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi antar warga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Kegiatan Pekalongan Bersholawat ini akan terus bergilir diselenggarakan di desa-desa lain se-Kecamatan Kesesi sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di tengah masyarakat. (Gusanto)

QR Code

Terkait
Orang Tua Wali Murid SMK di Kesesi Keluhkan Biaya Kegiatan Luar Kota Rp 1,2 Juta

Warta Desa, Pekalongan – Sejumlah orang tua wali murid  SMK NU Kesesi, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan pungutan biaya sebesar Rp 1,2 Read more

Ali Fahmi Penyiram Air Keras ke Mertua dan Adik Ipar di Pekalongan Divonis 12 Tahun Penjara

Warta Desa, PEKALONGAN, - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan menjatuhkan vonis pidana penjara selama 12 tahun dikurangi masa tahanan Read more

Keramba Ikan di Desa Getas Terbengkalai, Proyek Rp99 Juta Dipenuhi Semak Belukar

Warta Desa, Wonopringgo, 14 Juli 2025 – Bangunan keramba ikan di Desa Getas, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, terlihat terbengkalai dan Read more

Jalan Rusak di Desa Domiyang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Minimnya Perhatian dari Pemerintah Desa

Warta Desa, Pekalongan – 14 juli 2025 Warga Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah dan Read more

selengkapnya
Cerita WargaLayanan Publiktabligh akbar

Nenek Suryati Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Berharap Bantuan Tanpa Beban Tambahan

suryati

Warta Desa, Pekalongan – Di tengah kehidupan yang serba kekurangan, Nenek Suryati, seorang warga Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, tinggal di rumah kuno yang sudah tidak layak huni. Lantai rumahnya masih berupa tanah, pagar rumah ambruk, dan kondisi bangunan secara keseluruhan jauh dari kata layak.

Dalam keterangannya kepada awak media, Nenek Suryati mengeluhkan kondisi rumah dan perekonomiannya yang sulit. Ia juga mengungkapkan harapannya agar ada bantuan dari pihak-pihak yang peduli tanpa mengharuskannya menambah biaya sendiri, seperti program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Kalau ada bantuan, tolong jangan setengah-setengah. Program RTLH dari desa itu, kami diminta menambahi untuk membangun rumah. Terus terang kami tidak mampu. Hidup kami saja sudah pas-pasan,” ujar Nenek Suryati dengan nada lirih.

Keseharian Nenek Suryati dihabiskan dengan membuat reyeng (wadah ikan pindang) dari bambu, yang menjadi salah satu sumber penghasilannya. Namun, penghasilan dari pekerjaan tersebut sangat kecil dan tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, suami Nenek Suryati bekerja sebagai buruh harian di sawah milik tetangga. Pendapatan yang dihasilkan suaminya juga tidak menentu, sehingga mereka harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan dasar.

“Saya berharap ada yang peduli dengan kondisi kami. Kalau bisa, bantuannya benar-benar tuntas agar kami bisa tinggal di rumah yang layak. Kami tidak ingin terus-terusan hidup seperti ini,” tambahnya.

Kondisi Nenek Suryati mencerminkan realitas banyak warga kurang mampu di pelosok desa yang membutuhkan perhatian dari pemerintah maupun pihak swasta. Dengan adanya program-program sosial yang tepat sasaran, diharapkan masyarakat seperti Nenek Suryati dapat hidup lebih layak.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari pihak pemerintah desa terkait keluhan Nenek Suryati soal program RTLH. Warga sekitar berharap ada langkah nyata untuk membantu keluarga ini keluar dari keterpurukan. (Tim Liputan)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rutin, Polsek Sragi beri pengamanan di sekolah

Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

selengkapnya
Sosial Budayatabligh akbar

Perwiridan Akbar Khairunnisa Dobana gelar peringatan milad pertama

wiridan akbar

Simalungun, Wartadesa. –  Kelompok Perwiridan Akbar (PA) KHAIRUNNISA Dolok Batu Nanggar (Dobana) peringati Milad yang ke satu tahun bertempat di halaman Hall PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE) , Huta Emplasemen Dolok Merangir I Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun Selasa (26/3) pukul 15.00 Wib.

Pada Gelaran Milad (hari jadi) ini panitia pelaksana juga menyantuni 20 anak yatim dan mendaulat Ustadz Hambali Sitorus sebagai penyampai Tausyah yang diakhir acara juga sebagai pembawa do’a penutup.

Zaenah Sembiring SPd selaku pengurus Perwiridan Akbar Khairunnisa, mengatakan, “kelompok Perwiridan Akbar Kharinnisa ini di bentuk pada tanggal 26 Maret 2018 lalu dan pertama kali mengadakan Perwiridan Akbar di lapangan Sepak Bola Dobana Kelurahan Sebelawan dan sifat kelompok ini non- politik. Kata Zenah yang mantan Camat Dobana itu.

Kepala Desa Dolok Merangir I, Ahmad Khairuddin Siregar selaku panitia dan tuan rumah pada kata sambutan di peringatan Milad ini mengatakan “Selamat datang kepada seluruh anggota dan selamat ulang tahun kepada kelompok Perwirdan Akbar Khairunnisa.

Acara ini dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan kecamatan (Forkopincam) seperti Camat Dobana Susilo SH yang di ujung kata sambutanya berpesan agar pada pilkada nanti kita gunakanlah hak suara kita. jangan golput.katanya dihadapan ratusan ibu ibu perwiridan serta hadirin lainnya.

Tetlihat juga hadir Kepala KUA Dolok Batu Nanggar diwakili Ustadz Jumono SAg, ketua ranting Pemuda Pancasila Dolok Merangir, Edi Wasito, tokoh masyarakat dan agama, beberapa staff PT BSRE serta BKPRMI Dolok Batu Nanggar yang masing masing mengucapkan selamat hari jadi yang pertama. (wd-bay) *

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Sosial Budayatabligh akbar

Tabligh Akbar KH Tengku Zulkarnaen berjalan aman dan tertib

tengku zulkarnain

Simalungun, Wartadesa. – Tabligh Akbar yang dilaksanakan Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al Ihklas Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara Kamis (27/12) berjalan aman dan tertib.

Acara yang berlangsung di jalan Mesjid tepatnya dekat alun alun Mesjid Al Ihklas dihadiri ribuan umat dari berbagai daerah di Simalungun, Tebing Tinggi Serdang Bedagai serta umat di sekitaran Dolok Batu Nanggar.

Selanjutnya yang hadir selain tokoh masyarakat dan agama tampak hadir saat memberi kata sambutan Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara, Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga dan Asisten Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut Jonni Waldy mewakili Gubernur Sumatera Utara.

Acara inti (tausyiah) dalam rangka Maulid Nabi SAW tahun 1440 H ini dibawa oleh KH Tengku Zulkarnain, ustazd kondang dari Jakarta mengalir segar dengan gelak tawa dari hadirin karena tausyiah yang disisipi dengan guyon bahasa lintas budaya nusantara.

Ketua BKM Mesjid Al Ihklas melalui ketua panitia Zulham Siregar SPd. menyampaikan ribuan terimakasih kepada umat yang sudah dengan ihklas hadir, kepada unsur pemerintahan Dolok Batu Nanggar khususnya Kepolisian Sektor Serbelawan,Ramil 05/SBL, Karang Taruna, PAC pemuda Pancasila Dolok Batu Nanggar yang sudah berupaya semaksimal mungkin menjaga keamanan acara. (wd-bay)••••

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya
Sosial Budayatabligh akbar

Tabligh akbar KH. Tengku Zulkarnain, ribuan umat akan padati Serbelawan

pengajian akbar

Serbelawan, Wartadesa. – Dalam rangka merayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M, Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al Ihklas jalan Mesjid Serbelawan kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun adakan Tabligh Akbar dengan mengundang KH DR Tengku Zulkarnain MBA sebagai Mubaligh hari ini Kamis (27/12).

Ustadz H. Muhammad Azim selaku pengasuh Majelis Ta’lim Masjid Al Ikhlas dan pimpinan Pesantren Al Imam Waki melalui Zulham Siregar selaku ketua panitia pelaksana mengatakan, acara Tabligh Akbar ini diprediksi akan dihadiri ribuan umat dari berbagai daerah dalam dan luar Kabupaten Simalungun.

Ditambah Zulham, acara ini juga akan dihadiri, anggota DPR RI Dr Dedi Iskandar Batubara, wakil Gebernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dan selanjutnya pembaca ayat suci Al Qur’an Ahmad Ramadhani SPdI serta doa oleh Al Ustadz Latief Khan SAg.

Tabligh Akbar di mulai ba’da Isya hingga selesai di Mesjid Al Ihklas jalan Mesjid Serbelawan bekerjasama dengan Pemuda Muhammadyah, BKPRMI, Pemuda Alwasliyah, PAC Pemuda Pancasila Pondok Pesantren Al Imam Waki Kampung Lalang Serbelawan. Tutup Zulhan (wd-bay) *

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

selengkapnya