close
PendidikanSosial Budaya

Hati-hati bermedia-sosial, jangan sampai keciduk tim saiber

bijak bermedia

Kajen, Wartadesa. – Mulai memanasnya suhu politik menjelang pilkada serentak 2018 diharapkan warga bijak dalam bermedia. Warga harus cerdas dalam menyikapi perkembangan kabar di media sosial. Apalagi saat ini pihak Polres Pekalongan sudah membentuk satgas khusus untuk memantau media sosial. Jangan sampai gara-gara isi ‘postingan’ di media sosial, malah keciduk aparat.

“Kami dari pihak Kepolisian, khususnya Polres Pekalongan sudah membentuk sebuah satgas yang khusus untuk memantau dan memonitor isu-isu dan wacana yang berkembang di media sosial, apalagi jika ditemukan ada yang menyangkut penyalahgunaan media sosial untuk memposting yang menyangkut SARA, provokatif dan isu-isu negatif yang belum bisa dipastikan kebenarannya yang bisa menimbulkan gangguan stabilitas kamtibmas. Maka pihak Kepolisian akan menindak tegas sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Kamis (25/01).

Wawan Kurniawan meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial. Masyarakat juga harus lebih cerdas menyikapi berkembangnya kabar di media sosial.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat dalam menggunakan media sosial agar lebih bijak dan beretika, dan diharapkan dapat memilah informasi dengan cerdas dan tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” ungkap Kapolres Pekalongan.

Orang nomor satu dijajaran Kepolisian Resor Pekalongan ini juga meminta kepada masyarakat agar tidak menggunakan media sosial untuk melakukan tindakan provokatif. Contohnya dengan membuat sindiran dan merendahkan martabat orang lain atau mungkin mengupload foto yang tidak senonoh. Oleh karenanya daripada nantinya terjerat hukum karena melakukan tindakan itu, saya minta masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan media sosial, tambahnya.

“Kami tidak bosan-bosannya untuk selalu menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan setiap informasi yg didapat baik melalui media sosial maupun melalui perkataan seseorang yg memprovokasi, apalagi sebentar lagi akan diadakan Pilkada serentak di seluruh Wilayah Indonesi,” ungkap AKBP Wawan

Saat ini cukup banyak penggunaan mendos yang tidak sehat dan tidak sesuai peruntukan. Apalagi setiap masyarakat bisa mengakses medsos dengan mudah, sehingga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sering dimanfaatkan untuk menyebarkan provokasi yang meresahkan masyarakat. Pungkas Wawan. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bijak bermedia sosialtim saiber