Batang, Wartadesa. – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Ansor) Batang menggelar Apel Kesetiaan NKRI di lapangan bola Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Ahad (17/9).
Wakil Ketua GP Ansor Pusat, Lukman Hakim yang menjadi pembina apel mengungkapkan bahwa NKRI lahir dan tumbuh atas dasar keberagaman. Kita harus mengakui berdiri kokoh diatas kebhinekaan, keberagaman yang terdiri dari berbagai suku, agama dan etnis, ujarnya.
Menurut Lukman Hakim, GP Ansor dan Banser memiliki tugas menjaga keutuhan NKRI. Dan bagi siapa saja yang mencoba mengganggu keutuhan NKRI, maka GP Ansor dan banser berada di garda terdepan melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme.
Dalam kesempatan tersebut, Lukman mengungkapkan bahwa GP Ansor pusat sedang mengupayakan penguatan teknologi informasi melalui pembentukan tim cyber (saiber), dan setiap saat mendeteksi potensi radikalisme dimedia yang sporadis, luar biasa mengkampanyekan ideologinya.
“Ke depan kita upayakan GP Ansor dan Banser agar memiliki kesadaran dalam menggunakan media sosial dan menjadi bagian lain untuk menghalau radikalisme karena sekarang perangnya tidak lagi di darat tapi juga di dunia maya,” imbuh Lukman.
Lukman berharap agar GP Ansor dan Banser tidak terprovokasi berita yang berkembang di media sosial, karena berita bohong (haox) setiap saat muncul untuk memprovokasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Batang yang hadir dalam apel mengungkapkan bahwa Banser harus tanggap terhadap perubahan geologi seperti bencana alam dan peka terhadap lingkungan.
“Karena kita tidak tahu kapan akan terjadi perubahan, baik geologi mapun sisi modernisasi. Banser harus tanggap terhadap perubahan geologi seperti bencana alam yang harus setiap saat siap memantau masyarakat yang terkena musibah. Banser juga harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan sebagai barisan kedua di antara Polisi dan TNI,” kata Suyono. (WD)










