close
pmii

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Dua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Pekalongan dilantik. PMII Cabang Kota Pekalongan, Rabu (24/01) malam melantik Komisariat Ki Ageng Ganjur IAIN Pekalongan dan Pengurus Rayon Soekarno dan Rayon Jaka Tingkir Universitas Pekalongan secara bersamaan.

Ketua PMII Cabang Pekalongan, Labib Maimun mengungkapkan bahwa pelantikan dilakukan secara bersamaan dengan tujuan untuk memperkokoh kebersamaan antara kader di Pekalongan. Mengingat jumlah kampus yang semakin banyak, memerlukan kerja sama untuk bersama-sama mendakwahkan PMII sebagai basis gerakan Aswaja di lingkungan kampus.

Pergerakan PMII tidak dapat dilepaskan dari Nahdlatul Ulama, lanjut Labib, sehingga kader-kader PMII harus kokoh memegang nilai-nilai Aswaja an-nahdliyah sebagai dasar gerakan untuk menepis ajaran radikal yang merongrong NKRI dan menimbulkan perpecahan, maka PMII harus mampu menghidupkan Aswaja an-nahdliyah di kampus.

Menurut Labib, PMII merupakan bagian dari NU, mereka harus menangkal ancaman ‘pengasong’ ajaran radikal tersebut. Pemikiran Aswaja an-nahdliyah yang moderat selaras dengan nilai-nilai NKRI, sehingga para kader diharapkan mampu mengabdi kepada masyarakat secara menyeluruh.

“Sejak berdirinya hingga sekarang, PMII selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam problematika sosial, semoga para pengurus yang baru dilantik, diberikan kekuatan secara lahir dan batin untuk menjalankan organisasi dengan sebaik-baiknya, serta penuh tanggung jawab dan menebarkan kebermanfaatan untuk anggota dan masyarakat,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pmii