Sragi, Wartadesa. – Warga pengguna jalan di ruas Sragi, Kabupaten Pekalongan dibuat resah lantaran banyak ditemui “jebakan betmen” berupa ranjau paku di sekitar tikungan Pabrik Gula (PG) Sragi hingga depan ATM. Selain membahayakan, ranjau paku bisa merugikan, karena pengendara sepeda motor harus mengganti ban dalam jika sudah terkena paku yang didesain khusus ini.
Jamhuri, salah seorang pengguna jalan asal Desa Tegalsuruh, Kecamatan Sragi mengungkapkan bahwa pagi ini dia menemukan ranjau paku saat ia melintas. “Bagi pengguna jalan, terutama sepeda motor, harus hati-hati lantaran banyak paku bertebaran di sekitar tikungan pabrik gula sampai dengan depan ATM,” tuturnya, Selasa (11/12).
Ranjau paku yang terlindas pengendara motor akan merepotkan, “Kasihan kalau mereka terburu-buru harus cari bengkel atau tukang tambal ban buat ganti ban,” lanjut Jamhuri. Untuk mengingatkan pengguna jalan lainnya, Jamhuri memposting ranjau paku yang ditemukan dalam laman media sosialnya.
Menurut warga lainnya, Dimas, kasus jebakan betmen berupa ranjau paku di ruas jalanan tersebut sudah sejak lama. Dan berulang. Ia mengungkapkan, pelaku penyebar ranjau paku sama halnya pelaku kejahatan. Sebab, diduga mereka mencari keuntungan dengan mempertaruhkan nyawa orang. Dimas meminta aparat penegak hukum menindak para pelaku penyebar paku yang tidak bertanggung jawab tersebut.
Meski kasus penyebar ranjau paku sudah lama dan berulang, hingga saat ini warga mengaku belum mengetahui siapa oknum tersebut. Warga musti ekstra waspada saat melintas ruas jalan PG Sragi untuk menghindari ban bocor lantaran terkena ranjau paku.
Sementara, menurut Islah, aktivis LSM Forlindo, posting yang dilakukan oleh Jamhuri untuk mengingatkan warga lainnya terkait ranjau paku di ruas jalan PG Sragi, sangat bagus. Pihaknya mengapresiasi hal tersebut.
“Postingan yang dilakukan oleh saudara jamnuri ini bagus … karena bisa mengingatkan pegguna jalan lainnya … sedidakya mereka pengguna media sosial yang hedak lewat di jalan tersebut, lebih berhati-hati.” Ujarnya. (WD)










