Kandangserang, Wartadesa. – Sedikitnya 75 personil Polres Pekalongan diterjunkan untuk mengamankan perseteruan dua desa akibat gesekan pertandingan bola, yakni Desa Karanggondang dan Desa Gembong Kecamatan Kandangserang kabupaten Pekalongan. (6/7)
Gesekan kedua desa terjadi lantaran selesai menyaksikan pertandingan bola yang diselengarakan di Garungwiroyo Kecamatan Kandangserang sehari sebelumnya, Rabu (5/7).
Saat rombongan 300 pemuda dari Desa Gembong dengan menggunakan motor melewati jalan Desa Karanggondang, saat tiba di turunan jalan, dihadang oleh sekelompok warga Desa Karanggondang.
Dan terjadilah penganiayaan yang mengakibatkan 11 warga Desa Karanggondang mengalami luka-luka. Demikian disampaikan Kabag. Ops. Polres Pekalongan, Kompol Mohammad Udjir.
“Polres Pekalongan sudah menerjunkan kurang lebih 75 personil untuk mengantisipasi terulangnya kejadian yang sama. Selain itu juga dari Polsek Kandangserang sendiri sudah mengundang dari masing-masing perwakilan Desa yang terlibat konfik baik dari perangkat Desa, Tokoh Masyarakat dan tokoh pemuda untuk melakukan mediasi”, ujar Udjir. (WD,Humas Polres Pekalongan)










