close
kampung media

Wiradesa, Wartadesa. – Karangtaruna Kelurahan Gumawang mengembangkan jurnalisme warga. Jurnalisme warga dianggap sebagai kebutuhan primer masyarakat terhadap informasi yang akurat dan menjadi media penghubung dari warga ke dunia luar.

Pengembangan jurnalisme warga ini merupakan bagian dari Kampung Media di Kelurahan Gumawang, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang digagas warga melalui pendampingan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Masyarakat berbasis Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Pekalongan.

Dalam mengembangkan jurnalisme warga tersebut, Tim IAIN Pekalongan melakukan pendampingan terhadap warga dengan memberikan pelatihan jurnalistik investigatif, berupa aktivitas pencarian, pemrosesan, sampai pada penyajian berita yang dilakukan oleh warga.

Ketua Program Studi KPI IAIN Pekalongan, Muhandiz Azzuhri, mengungkapkan tujuan pokok pemberdayaan masyarakat di Gumawang bukan sebatas mengangkat branding lokal Kelurahan Gumawang sebagai ‘Kampung Singgah’. Tetapi,  sebagai sentral kegiatan citizen journalism. Selasa (15/8)

Upaya yang dilakukan yakni, melakukan pelatihan citizen journalisme yang berkesinambungan, berkelanjutan, dapat terukur dengan jelas, tidak bersifat temporal dan tidak bersifat formalitas belaka. Ujar Muhandiz.

Muhandiz menambahkan, pihaknya juga melakukan pelatihan pembuatan blogger warga, membuat newsroom citizen transparency blogs , dan pelatihan pendukung lainnya. Sementara, untuk pemateri melibatkan para jurnalis, baik media cetak, maupun elektronik. (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jurnalisme wargakampung media