PEKALONGAN, WARTADESA. – Kabar membanggakan kembali datang dari dunia prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP). Hanggita Ayu Ariani, mahasiswa Program Studi Farmasi UMPP, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Delegasi Terbaik dalam ajang Regional Pharmaceutical Leadership Forum (RPLF) dan Big Sister and Brother Project (BSBP) 2026.
Kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh ISMAFARSI wilayah Joglosepur ini diselenggarakan selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 10 hingga 12 April 2026. Bertempat di Aula Gedung Fakultas Farmasi Kampus II Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS), kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta delegasi dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jogja, Solo, Semarang, dan Purwokerto.
Ajang RPLF dan BSBP 2026 merupakan wadah strategis untuk pengembangan kepemimpinan, perluasan wawasan organisasi, serta penguatan jejaring antar mahasiswa farmasi lintas kampus. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti rangkaian agenda yang padat, mulai dari diskusi interaktif hingga penilaian intensif yang menitikberatkan pada aspek kemampuan komunikasi, jiwa kepemimpinan, serta keaktifan individu selama forum berlangsung.
Di tengah persaingan ketat dengan puluhan delegasi dari berbagai kampus ternama, Hanggita Ayu Ariani berhasil menunjukkan performa luar biasa. Dedikasi serta kemampuannya dalam mengelola diskusi dan menunjukkan sisi kepemimpinan yang kuat membawanya terpilih sebagai yang terbaik di antara para delegasi lainnya.
Pencapaian ini menjadi bukti konkret atas kualitas dan kompetensi mahasiswa UMPP yang mampu bersaing secara kompetitif di level regional. Keberhasilan Hanggita tidak hanya mengharumkan nama Program Studi Farmasi, tetapi juga memberikan kebanggaan besar bagi institusi UMPP di kancah ISMAFARSI Joglosepur.
Melalui prestasi ini, diharapkan para mahasiswa lainnya dapat termotivasi untuk lebih aktif dalam berorganisasi dan terus mengasah kemampuan soft skill mereka. Keberanian untuk berkompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional, menjadi kunci penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di masa depan. (Redaksi)










