close
Hukum & Kriminal

Kerugian 18 Juta, 2 Maling Pembobol Sekolah di Bukit Maraja di Ringkus Polisi

bay

Simalungun, Wartadesa. – TIDAK sampai 24 jam. Pelaku pembobol ruang Perpustakaan/Kantor Kepala Sekolah Dasar Negeri 091253 Bukit Maraja di Dusun III Desa Sahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, berhasil di ringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangun, Kamis, (23/07/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kedua pelaku, PD alias Dimas (19) warga Dusun I desa setempat dan FS alias Feri (29) warga Saribu Dolok Desa Purba Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara.

“Awal penangkapan atas tindak lanjut pengaduan pihak sekolah ke Polsek Bangun dengan Laporan Polisi nomor: LP/36/VII/2020/SU/SIMAL/Sek-Bangun tanggal 22 Juli 2020 oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri 081253, Saurma Siallagan”. Sebut Kapolsek Bangun AKP LS Gultom SH melalui Waka Polsek IPTU Darma Oktaviardi

Saurma Siallagan melaporkan kasus pembobolan yang mengakibatkan pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 18.000.000.- (Delapan belas juta rupiah) atas hilangnya inventaris berupa empat (4) unit Microphone, satu (1) set Sound System, satu (1) unit Ampli, dua (2) unit In Focus, tiga (3) jerigen kecil cairan Sanitizer, lima puluh (50) buku tulis dan dua (2) rim kertas HVS.

Dikatakan Darma lagi. Kasus pembobolan dan pencurian ini diketahui oleh Kepala Sekolah Saurma Siallagan (51) warga Kecamatan Siantar, setelah menerima kabar via telepon dari seorang guru JS Saragih pada hari itu sekitar pukul 08.00 WIB saat Saurma berada di Kantor Korwil.

Berdasar laporan korban, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim IPDA L.Sirait segera melakukan penyelidikan untuk melacak pelaku.

Dalam proses penyelidikan, tanpa di duga pelaku PD alias Dimas menawarkan Speaker Aktif kepada Agung melalui pesan WhatsApp. Menduga ada kaitan dengan hilangnya peralatan Sound System sekolah, Agung mengirim screen shoot pesan Dimas kepada Saurma Siallagan.

Mendapat pesan kiriman Agung, Saurma mendatangi Komite Sekolah Mulio Sugeng dan menghubungi Kanit Reskrim IPDA L. Sirait

Setelah berkoordinasi. Tim Opsnal Unit Reskrim mendatangi rumah PD alias Dimas di Dusun I Desa Sahkuda Bayu. Petugas langsung mengamankan serta menginterogasi pengangguran ini.

Dari pengakuan Dimas di dapat nama pelaku lain yang kemudian berhasil mengamankan FS alias Feri dari Komplek Prostitusi Bukit Maraja di barak Top In serta barang bukti satu (1) In Focus, empat (4) Microphone serta satu (1) Amply.

Kemudian mengamankan barang bukti dari barak Kennedi, satu (1) unit Speaker merek Efen lalu dari dalam rumah Agus Manguncong diamankan satu (1) unit In Focus.

Atas temuan barang bukti semakin menguatkan sangkaan bahwa keduanya adalah pelaku pembobol dan pencuri inventaris sekolah tersebut. Keduanya dan barang bukti akhirnya di bawa ke Mapolsek Bangun untuk menjalani pemeriksaan lanjut dan proses hukum. (wd-bay)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bobol sekolahsimalungun