close
OlahragaPendidikan

Menembus Batas Negara: International Short Course Penjas UMPP Hadirkan Mahasiswa Kazakhstan

template berita foto warta desa

Pekalongan, Warta Desa. – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan kembali menorehkan prestasi dalam kancah internasional melalui Program Studi Pendidikan Jasmani di bawah naungan Fakultas Ilmu Kesehatan. Dalam upaya memperkuat internasionalisasi akademik, kampus ini menyelenggarakan International Short Course Physical Education yang diikuti oleh seorang mahasiswa berprestasi asal Kazakhstan bernama Tuyakbayev Sanzhar. Kehadiran Sanzhar di Pekalongan bukan sekadar untuk menempuh pendidikan formal, melainkan juga sebagai duta budaya dalam kolaborasi akademik yang menghubungkan dua negara yang berbeda benua tersebut.

Acara pembukaan yang berlangsung di lingkungan kampus UMPP kental dengan nuansa persaudaraan dan religi. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan mahasiswa sebagai cerminan nilai-nilai dasar universitas. Keharmonisan lintas negara semakin terasa saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Kazakhstan berkumandang secara berurutan, diikuti dengan mars Sang Surya. Prosesi ini tidak hanya menjadi simbol persahabatan diplomatik, tetapi juga meneguhkan jati diri kampus sebagai institusi yang berlandaskan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam menghadapi tantangan global.

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, M. Riski Adi Wijaya, memberikan penjelasan mendalam mengenai jalannya program intensif ini. Menariknya, kegiatan ini mendapatkan atensi khusus dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan, Mochamad Fadjroel Rachman, yang secara aktif memantau perkembangan Sanzhar selama berada di Indonesia. Selama kurun waktu dua minggu, Sanzhar terlibat dalam jadwal pembelajaran yang padat, mulai dari pendalaman materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan hingga sesi praktik olahraga tradisional Pencak Silat. M. Riski Adi Wijaya menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang belajar yang mampu memperkaya pemahaman budaya lokal sekaligus mempererat jejaring kolaborasi internasional antar mahasiswa.

“Program ini tidak hanya menjadi ruang belajar akademik, tetapi juga memperkaya pemahaman budaya lokal serta mempererat kolaborasi internasional,” ungkapnya.

Sebagai bentuk nyata dari hasil pembelajaran, Sanzhar mendemonstrasikan kemampuannya dalam seni bela diri Pencak Silat melalui kolaborasi apik bersama para mahasiswa Pendidikan Jasmani lainnya. Penampilan ini memukau para hadirin karena menunjukkan keahlian teknis yang sangat baik meski hanya dipelajari dalam waktu singkat. Rektor UMPP, Nur Izzah, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi dan mencatat bahwa latar belakang Sanzhar sebagai seorang atlet sangat membantu proses adaptasi dan penguasaan teknik bela diri asli Indonesia tersebut. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Sanzhar memberikan motivasi tersendiri bagi mahasiswa lokal untuk lebih berani berinteraksi di level internasional.

Selain fokus pada aspek akademik dan olahraga, Sanzhar juga diajak untuk mengenal lebih jauh sejarah serta kekayaan budaya yang ada di wilayah Pekalongan. Interaksi sosial ini diharapkan mampu meninggalkan kesan positif yang akan dibawa kembali ke negara asalnya. Kegiatan yang penuh makna ini ditutup dengan seremoni penyerahan sertifikat dan cenderamata kepada Sanzhar sebagai tanda penghargaan atas partisipasinya. Dengan suksesnya penyelenggaraan International Short Course ini, UMPP semakin memantapkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang dinamis dalam membangun jejaring global dan mampu menghadirkan pengalaman pembelajaran lintas budaya yang inklusif. ***

Pewarta: Davina Zafa

Terkait
PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

SMP Trensains gelar workshop guru profesional

Pekalongan Kota, Wartadesa. - SMP Trensain Pekalongan menggelar workshop (pelatihan) guru profesional yang diikuti oleh seluruh guru dan tamu undangan, Read more

Mendikbud apresiasi produk siswa SMK Muhammadiyah Kajen

Kajen, Wartadesa. - Di sela kegiatannya mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Pekalongan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kazakstanpencaksilatsilatumpp