close
Berita Desa

Musrenbangdes RKPDes 2027 Desa Trajumas: Kades Highlight Keterbatasan Anggaran dan Infrastruktur

berita web(5)

WARTADESA, KANDANGSERANG — Pemerintah Desa Trajumas, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 pada Kamis (17/9/2026). Forum ini digelar guna menentukan skala prioritas program desa yang disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

Anggaran Terbatas dan Isu Infrastruktur

Dalam musyawarah tersebut, Kepala Desa Trajumas, Kosim, menyoroti keterbatasan anggaran desa yang saat ini berada di kisaran Rp340 juta. Dengan alokasi tersebut, Pemdes dituntut lebih cermat menyusun prioritas dan aktif mencari pendanaan alternatif.

“Kita harus mampu mengoptimalkan anggaran yang ada. Dengan anggaran yang terbatas, kita juga harus berupaya mencari dana alternatif, seperti melalui aspirasi dewan dan program-program pemerintah lainnya,” ujar Kosim.

Selain masalah anggaran, Kosim memaparkan sejumlah tantangan utama Desa Trajumas:

  • Kondisi Geografis & Kerawanan Bencana: Wilayah desa rawan terhadap bencana tanah longsor.

  • Infrastruktur Jalan: Beberapa ruas jalan utama merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang membutuhkan perhatian Pemkab Pekalongan. Selama ini, warga kerap melakukan perbaikan jalan secara swadaya.

  • Wilayah Perbatasan: Posisi Desa Trajumas yang terletak di ujung dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara diharapkan menjadi pertimbangan khusus dalam kebijakan pembangunan daerah.

Dukungan BPD dan Arahan Plt Camat

Ketua BPD Desa Trajumas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Pemdes agar pelayanan dan pembangunan tetap berjalan optimal meski di tengah efisiensi dana.

Sementara itu, Plt Camat Kandangserang, Wido Sutikno, mengingatkan agar penyusunan program tetap mengacu pada visi-misi Kades dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah—termasuk program ketahanan iklim, bantuan masyarakat, digitalisasi, serta pendampingan Koperasi Desa Merah Putih.

Wido secara khusus menekankan pentingnya langkah preventif terhadap potensi bencana di Trajumas.

“Reboisasi tetap harus digalakkan. Mengingat Desa Trajumas merupakan daerah yang rawan bencana, persoalan ini membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat,” tegas Wido.

Melalui Musrenbangdes ini, Pemdes Trajumas, BPD, dan masyarakat diharapkan dapat merumuskan program kerja tahun 2027 yang realistis, transparan, serta fokus pada mitigasi bencana dan peningkatan infrastruktur secara proporsional. (Andi Purwandi)

Terkait
Zaenul Mufti dan Dwi Efriyanti Raih Poin Tertinggi Tes Perangkat Desa Pekiringan Alit dan Tambakroto
Zaenul Mufti dan Dwi Efriyanti Raih Poin Tertinggi Tes Perangkat Desa Pekiringan Alit dan Tambakroto

Kejen, Wartadesa. - Zaenul Mufti meraih nilai tertinggi penjaringan calon Kadus Kambangan Desa Pekiringan Alit Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Selain Read more

50 Nasabah UPK Artha Mandiri Raih Penghargaan

Kedungwuni, Wartadesa. - Puluhan nasabah Unit Pengelola Keuangan (UPK) Artha Mandiri, Badan Pemberdayaan Masyarakat (BKM) Tunas Karya Mandiri, Desa Tangkil Read more

Kapolsek Petungkriyono Ingatkan Penyalahgunaan Dana Desa Akan Berhadapan Hukum

Petungkriyono, Wartadesa. - Kapolsek Petungkriyono, Iptu Felix Prasetyawan mengingatkan para kepala desa untuk tidak menyalahgunakan anggaran Dana Desa (ADD) karena Read more

KNTI Ajak Pemuda Gali Potensi Daerah Pesisir

Pekalongan-Warta Desa- Dewan Pimpinan Daerah Kerukunan Nelayan Tradisional Indonesia (DPD KNTI) Kabupaten Pekalongan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : musrenbangdestrajumas