Warta Desa, Pekalongan — Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan lindung Petak 83 G6, Desa Trajumas, yang berfokus pada perlindungan sumber mata air bagi masyarakat sekitar.
Asper KPH Pekalongan dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kawasan hutan lindung secara bersama-sama. Ia mengingatkan agar semua pihak tidak bertindak semena-mena terhadap hutan lindung dan menjadikannya sebagai tanggung jawab bersama demi keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Kepala Desa Trajumas berharap kegiatan tersebut dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk dukungan dari media online Wartadesa, agar edukasi dan kesadaran lingkungan semakin luas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk memastikan mitigasi bencana dan konservasi lingkungan dapat berjalan berkelanjutan.
Anggota Komisi B, Harun Abdul Khafizh, turut menekankan bahwa penanaman pohon tidak hanya sebatas menanam, namun juga harus mengandung unsur konservasi. Menurutnya, hal tersebut penting agar memberikan manfaat ganda bagi masyarakat sekaligus memperkuat struktur tanah dan akar pohon sehingga kawasan hutan tetap terjaga.
“Kegiatan ini harus berorientasi pada konservasi, agar selain menjaga lingkungan juga memberi manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan berbagai organisasi pecinta dan pemerhati alam, serta diikuti oleh unsur TNI-Polri dari Koramil dan Polsek setempat, lintas organisasi, serta dinas terkait.
Total sebanyak 700 pohon ditanam, terdiri dari 200 pohon konservasi dan 500 pohon produktif. Penanaman ini diharapkan mampu menjaga kelestarian sumber mata air dan mendukung kebutuhan air bersih warga Desa Trajumas.
Prapto, perwakilan panitia sekaligus warga penerima manfaat, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon ini sangat berdampak positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat luar biasa dan sangat bermanfaat bagi kami sebagai warga. Terlebih, sumber air bersih sangat penting untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran bersama dalam menjaga hutan lindung dan sumber daya alam terus meningkat, sehingga lingkungan tetap lestari dan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga. (Andi Purwandi)










