Pati, Wartadesa. – Owa Jawa dijadikan ikon Kabupaten Pekalongan dalam kegiatan Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya Sukarelawan (Jumtek) tingkat Provinsi Jawa Tengah, di bumi perkemahan Regaloh, Pati, 22- 27 Juli 2017.
Selain Owa Jawa, Kontingen asal Kota Santri memperkenalkan Kopi Petung menjadi suguhan dari kontingen Kabupaten Pekalongan.
Ketua PMI, Arini Harimurti yang juga Wakil Bupati Pekalongan mengungkapkan bahwa Owa Jawa dijadikan maskot, dia mengatakan, karena Pemkab Pekalongan sekarang sedang menjadikan destinasi Petungkriyono, sebagai objek wisata unggulan.
Objek wisata tersebut saat ini tengah menuju promosi taman nasional, serta pusat pengembangan ilmu pengetahuan, serta pusat penelitian, ilmuwan baik dalam maupun luar negeri.
Seperti diketahui, keberadaan Owa Jawa di Petungkriyono masih cukup banyak. Hewan tersebut merupakan satwa langka yang dilindungi.
Jumtek merupakan ajang bagi relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dan sebagainya berkumpul.
Dalam sambutan pembukaan, Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan, “Rasa dan nilai kemanusiaan harus ditingkatkan. PMI dan komponen relawan ajari masyarakat ke-palang merah-an, tanamkan budi pekerti dan jiwa tolong menolong sesama, tanpa memandang agama, suku, ras, kaya-miskin,” ujarnya seperti dikutip dari info seputar kudus.
Jumtek diikuti kurang lebih 3.050 orang peserta dari seluruh wilayah Jawa Tengah dan dibagi menjadi beberapa kontingen sesuai daerah asalnya. (WD, isk)










