Batang, Wartadesa. – Kirab budaya yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Batang ke-51 terjadi insiden. Angin besar hampir merobohkan panggung kehormatan yang ditempati oleh pejabat terkait. Suara krek krek krek terdengar karena gesekan seng dan atap panggung kehormatan hampir lepas diterbangkan angin. Kamis (27/4).
Beberapa pejabat teras Kabupaten Batang yang ada di panggung kehormatan sontak berusaha turun untuk menghindari panggung roboh. Kepanikan terjadi beberapa saat, hingga akhirnya pejabat teras yang duduk di panggung kehormatan, turun bersama-sama.
Satpol PP yang berada di lokasi langsung menurunkan kursi yang ada diatas panggung dan memegangi tiang panggung kehormatan yang diterjang angin kencang.
Anehnya, panggung lainnya yang berada di depan panggung kehormatan, tidak mengalami kejadian serupa. Insiden tersebut menarik perhatian karena terjadi saat para pejabat di panggung kehormatan sedang menyaksikan penampilan peserta kirab budaya. Angin besar tiba-tiba datang ke sekitar panggung kehormatan dan membuat tiang-tiang penyangganya bergoyang.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Darsono mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah mengecek kesiapan dari penyedia jasa properti pendukung pelaksanaan kirab budaya. Termasuk teknis dari panggung kehormatan yang ada. Dari malam hari sampai menjelang pelaksanaan tidak ada kendala. Angin besar yang tiba-tiba datang tidak bisa diprediksi karena itu termasuk faktor alam. Demikian dilansir dari Suara Merdeka.
Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Tri Bakdo meminta agar insiden angin besar yang menerpa panggung kehormatan untuk tidak disangkutpautkan dengan berbagai macam tafsir.
”Itu tadi murni karena ada angin besar yang datang dan secara teknis panggung kehormatan sepertinya tidak kuat menahan. Jadi tidak perlu dikaitkan dengan hal-hal lain,” katanya. (WD, SM)










