Karanganyar, Wartadesa – Pembudi-daya ikan air tawar di Kabupaten Pekalongan diberi bimbingan tentang teknologi budidaya ikan air tawar oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan selama dua hari (26-27/10/2016) di Balai pengairan Karanganyar yang berlokasi tak jauh dari pertigaan tugu durian Kecamatan Karanganyar.
Panitia pelaksanaan bintek, melalui Teguhning mengatakan, bintek diadakan guna meningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi para pembudidaya ikan air tawar. “Bintek meliputi tiga macam yaitu tentang vaksinasi ikan, kualitas dan pembuatan pakan, adapun teknis bintek ada dua macam yaitu teori dan praktek,” tutur Teguh.
Menurutnya pengetahuan teknologi bagi para pembudi-daya sangatlah penting, sebagai contoh pembuatan pakan, setelah pelatihan ini di harapkan para peserta mampu memproduksi pakan ikan sendiri guna menekan biaya operasional budidaya, karena pakan pabrikan cenderung lebih mahal.” Imbuh Teguh, ketika di tanya di lokasi , Kamis (27/10).
Peserta Bintek dari Kelompok Budidaya ikan air tawar Mina Makmur yang beralamat di Paesan Utara, Kedungwuni, H. Warsono merasa sangat penting mengikuti bintek saat itu. “Saya tentu menyambut baik adanya bintek semacam ini, karena jangan sampai kita buta teknologi guna peningakatan usaha yang kami geluti selama ini, kami juga berharap pemerintah supaya selalu memberikan informasi pengetahuan terbaru untuk kami” harap Warsono yang mengaku usaha budidayanya sudah tembus ke luar daerah seperti Pemalang, Tegal, Brebes, Gombong dan Kebumen. ***(Eva Abdullah)
Pembudidaya Ikan Air Tawar di Bintek
Karanganyar, Wartadesa – Pembudi-daya ikan air tawar di Kabupaten Pekalongan diberi bimbingan tentang teknologi budidaya ikan air tawar oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan selama dua hari (26-27/10/2016) di Balai pengairan Karanganyar yang berlokasi tak jauh dari pertigaan tugu durian Kecamatan Karanganyar.
Panitia pelaksanaan bintek, melalui Teguhning mengatakan, bintek diadakan guna meningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi para pembudidaya ikan air tawar. “Bintek meliputi tiga macam yaitu tentang vaksinasi ikan, kualitas dan pembuatan pakan, adapun teknis bintek ada dua macam yaitu teori dan praktek,” tutur Teguh.
Menurutnya pengetahuan teknologi bagi para pembudi-daya sangatlah penting, sebagai contoh pembuatan pakan, setelah pelatihan ini di harapkan para peserta mampu memproduksi pakan ikan sendiri guna menekan biaya operasional budidaya, karena pakan pabrikan cenderung lebih mahal.” Imbuh Teguh, ketika di tanya di lokasi , Kamis (27/10).
Peserta Bintek dari Kelompok Budidaya ikan air tawar Mina Makmur yang beralamat di Paesan Utara, Kedungwuni, H. Warsono merasa sangat penting mengikuti bintek saat itu. “Saya tentu menyambut baik adanya bintek semacam ini, karena jangan sampai kita buta teknologi guna peningakatan usaha yang kami geluti selama ini, kami juga berharap pemerintah supaya selalu memberikan informasi pengetahuan terbaru untuk kami” harap Warsono yang mengaku usaha budidayanya sudah tembus ke luar daerah seperti Pemalang, Tegal, Brebes, Gombong dan Kebumen. ***(Eva Abdullah)









