close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Pimpinan pabrik pengolahan kayu ini bikin geram Wabub Batang, kenapa?

suyono
Wakil Bupati Batang, Suyono menemui pimpinan CV Feilin, pabrik pengolahan kayu di Batang, lantaran belum membayar uang lembur dan THR bagi karyawannya. Selasa (03/07)

Batang, Wartadesa. – Belum dibayarnya upah lembur dan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pabrik kayu lapis CV Feilin, membuat Wakil Bupati Batang, Suyono geram. Dia mendatangi pabrik yang berlokasi di Desa Banaran Banyuputih, Selasa (03/07).

Pihaknya mendatangi perusahaan milik WNA bernama  Zhu Young Do lantaran mendapatkan pengaduan dari beberapa karyawan CV Feilin yang tidak membayar uang lembur dan THR. Perusahaan kayu lapis ini hanya membayar Rp. 600 ribu, sebagai THR.

“Saya mendapatkan aduan dari masyarakat, kalau beberapa buruh di sini mendapat perlakuan tidak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. Dimana belum adanya pembayaran upah lembur dan pemberian THR yang belum sesuai.” Ujar Suyono

Suyono langsung bertemu dengan pemilik perusahaan, Zhu Young Do dan menegaskan bila perusahaan milik WNA tersebut tidak menunaikan kewajibannya, akan dicabut ijin usahanya. Menurutnya sistem dan pola kerja yang diterapkan perusahaan tersebut tidak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan.

Setelah didatangi oleh wakil bupati, pimpinan perusahaan, Zhu Young Dun mengungkapkan akan memperbaiki sistem ketenagakerjaan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Tadi kami sudah bertemu langsung dari pihak pemilik, dan mereka bertekad untuk memperbaiki diri. Mereka berjanji semua urusan akan diselesaikan Jumat ini (06/07),” lanjut Suyono.

Suyono juga menegaskan bahwa perusahaan tidak boleh melakukan intimidasi terhadap karyawan, tidak ada PHK terkait dengan tuntutan karyawan, dan perusahaan tidak boleh menerima karyawan baru, sebelum permasalahan tersebut diselesaikan.

“Kami peringatkan kepada CV. Feilin jangan ada intimidasi lagi kepada karyawan, jangan ada PHK dan jangan ada penerimaan karyawan sebelum masalah selesai,” ujarnya.

Sementara itu, pekerja CV Feilin sepakat belum melakukan aktivitas pekerjaan lagi sebelum hak-hak pekerja dipenuhi. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pabrik kayu lapis batang