Lebakbarang, Wartadesa. – Sudaryo (53), mandor Perhutani asal Dukuh Sidolor Rt.03 Rw.01, Desa Sidomulyo Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan meninggal setelah terpeleset dan jatuh ke selokan air, kemudian jatuh ke jurang setinggi tiga meter. Rabu (30/01).
Sudaryo terpeleset ketika hendak pulang dari tugas patroli di hutan pet;ak 13 dan 15. Korban masuk ke jurang di petak 33R masuk wilayah Dukuh Parakandowo Rt.91 Rw.05 Desa Sidomulyo Kecamatan Lebakbarang.
“Pada saat kejadian bersama korban sedang dalam perjalanan pulang setelah melakukan patroli di hutan petak 13 dan 15 sesampainya TKP, saat itu Kondisi jalan rabat beton yang di lalui sangat licin karena seharian di guyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi korban terpeleset dan jatuh kejurang sedalam kurang lebih 3 meter dengan posisi terlebih dahulu kepala membentur bebatuan yang berada didasar jurang,” ungkap rekan korban Rohmadi (54).
Dari informasi yang didapat bahwa Korban saat jatuh dalam posisi tertelungkup dan bagian kepala terlebih dahulu menghantam bebatuan didasar jurang. Melihat kejadian tersebut rekan Korban langsung meminta bantuan warga yang kebetulan tidak jauh dari lokasi TKP untuk menganggkat tubuh korban.
Karena berat badan dan lokasi yang sulit serta tidak memungkinkan untuk diangkat berdua, kemudian rekan Korban meminta tolong pada warga masyarakat untuk membantu mengangkat dan mengevakuasi tubuh korban dari lokasi kejadian.
Setelah berhasil di evakuasi, Korban langsung dibawa ke Puskesmas Lebakbarang. Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas bahwa Korban dinyatakan sudah meninggal, dan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Korban mempunyai riwayat penyakit jantung dan hipertensi. (WD)










