close
Tekno

Twitter bakal bekukan puluhan juta akun palsu

Twitter-fake-followers-640×374
Ilustrasi media sosial Twitter. Foto: Fossbytes

Platform media sosial Twitter bakal membekukan puluhan juta akun palsu, mulai hari ini dan seterusnya.

Menurut laporan New York Times, langkah yang dilakukan oleh Twiter tersebut untuk memulihkan kepercayaan penggunanya.

Seperti diketahui, saat ini banyak jasa jual-beli follower untuk mempengaruhi pengikut akun tersebut. Selain itu, banyak  akun pengguna palsu yang memanfaatkan pengikut palsu yang diperoleh dari jual-beli follower tersebut.

Penonaktifan akun-akun abal-abal tersebut akan mengurangi jumlah pengikut (follower) sebanyak 6 persen dari total pengguna Twitter saat ini.

Twitter memperkirakan, rata-rata penggunanya akan kehilangan empat pengikut dari daftar pengikut mereka. Namun untuk pengguna Twitter yang membeli pengikut palsu, otomatis akan kehilangan banyak pengikut.

Laporan The Washington Pos menyebut, langkah yang dilakukan oleh Twitter tersebut memangkas 100 ribu pengikut Donald Trump, dan 400 ribu pengikut Barack Obama. (Sumber: Fossbytes)

Terkait
Walikota laporkan peretas akun media sosialnya

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Walikota Pekalongan, Moch. Saelany Machfudz akhirnya melaporkan peretas akun media sosialnya kepada pihak kepolisian, Rabu (10/01). Read more

Viral: Beredar broadcast percobaan penculikan di Pekalongan

Karangdadap, Wartadesa. -  Beredar broadcast pesan di media sosial WA maupun FB  (dugaan) kasus penculikan anak di Simbang Kulon Kecamatan Read more

Google akan sediakan konten agama untuk warga Pekalongan

Wiradesa, Wartadesa. - Google akan menyediakan konten agama Islam dalam sebuah aplikasi yang bisa diakses oleh warga Pekalongan dan masyarakat Read more

Puspindes-RTIK Pemalang wakili Indonesia diajang WSIS di Swiss

Pemalang, Wartadesa. - Program Pusat Pemberdayaan Informatika dan Perdesaan (Puspindes) yang dilaksanakan oleh Relawan TIK Pemalang lolos dalam anugerah Internasional World  Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : twiiter