Lebakbarang, Wartadesa. – Warga Desa Depok Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan bersama personel Polsek Lebakbarang melakukan kerjabakti dengan bergotong-royong membangun jembatan pada jalan yang putus. Selasa (30/5) pagi.
Seperti diketahui bahwa akibat diguyur hujan selama dua hari berturut-turut, akses yang menghubungkan jalan Desa Depok dengan Desa Pamutuh longsor, Ahad (29/5) sekitar pukul 16.30 waktu setempat.
Baca: Diguyur hujan dua hari, akses Jalan Depok-Pamutuh putus
Akses Jalan Depok-Pamutuh Kecamatan Lebakbaramg Kabupaten Pekalongan terputus lantaran terjadi longsor di salah satu titik jalan tersebut. Tepatnya di Dukuh Pamutuh Wetan. Demikian disampaikan oleh kontributor Wartadesa di lapangan.
Mendengar kejadian tersebut, Kapolsek Lebakbarang, AKP Slamet Mardiyanto memerintahkan Bripka Agus Tri Handoko, Bhabinkamtibmas Desa Depok dan Desa Pamutuh bersama anggota Polsek lainnya untuk bersama-sama warga desa setempat melakukan kerjabakti membangun jembatan darurat.
“Kepolisian Sektor Lebakbarang beserta anggota dan warga membantu pembuatan jembatan darurat di lokasi jalan yang putus,” ujar AKP Slamet Mardiyanto.
Pembangunan jembatan darurat pada jalan akses dua desa yakni Depok-Pamutuh yang putus ini untuk memudahkan akses warga kedua desa tersebut. Lanjut AKP Slamet.
Kegitan tersebut, masih menurut Kapolsek Lebakbarang, AKP Slamet, “bahwa Polri melalui Bhabinkamtibmas selalu hadir dalam kegiatan gotong-royong, dalam penanganan bencana alam yang terjadi di desa binaannya.” tuturnya.
J. Prianto, salah satu perangkad Desa Depok, mengungkapkan kegembiraanya dan terima kasih kepada pihak kepolisian yang segera tanggap adanya longsor tersebut. “Warga Desa Depok sangat senang atas partisipasi personil Polri dalam membantu penanganan bencana alam ini.” ujarnya disela-sela kegiatan kerjabakti.
“Kami mewakili masyarakat desa depok mengucapkan banyak terimakasih karena telah dibantu dan didukung dalam membuat jembatan darurat. Jika tidak maka kasihan warga yang mudik dari Jakarta dan dari luar negeri” Pungkas Prianto. (Budi Rahayu Setiawan)










