Kajen, WartaDesa, – Sebanyak 37 petani ngelapak (menggelar daganngannya) di Pasar Mitra Tani yang berada di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Jumat (4/9). Pasar ini merupakan event ketiga kalinya yang digelar oleh DKPP.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Tohid Margono mengatakan bahwa pada setiap event terjadi kenaikan omset. “Pada pelaksanaan untuk ketiga kalinya ini omset penjualan petani yang turut dalam program yang dilaksanakan di Minggu pertama dan ketiga setiap bulannya ini meningkat, jika pada pembukaan Pasar Mitra Tani omset yang dicapai sebesar Rp 15 juta di pelaksanaan kedua hasil penjualan seluruh petani naik menjadi Rp 25 juta, harapanya pada pelaksanaan Pasar Mitra tani ketiga ini omsetnya juga turut naik,” tuturnya.
Saat ini yang menjadi kendala dalam kegiatan Pasar Mitra Tani adalah transportasi para petani dari daerah Petungkriyono, Paninggaran ke Kajen, tutur Nita, Kasi Penganekaragaman Konsumsi dan Pangan.
“Salah satu kendala yang di rasakan petani adalah masalah transportasi mengingat para petani di Kabupaten Pekalongan ini dari daerah atas seperti Petugkriyono dan Paninggaran jika panen berlimpah mereka tidak bisa menjualnya ke Kota lantaran biasa transportasi yang didak sebanding dengan harga hasil panen di pasaran.” Pungkas Nita. (Eva Abdullah)










