close
Sosial Budaya

BYURRR… NYAWA BOCAH SD MELAYANG DI SUNGAI KRAMAT!

template berita foto warta desa(4)

BATANG, Warta Desa. – Suasana siang bolong di Dukuh Kedungkancil yang tadinya adem ayem mendadak pecah jadi tangis histeris. Laila Kayla Putri Anindya, bocah perempuan mungil usia 11 tahun, harus meregang nyawa setelah ditelan ganasnya arus Sungai Kramat, Desa Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Kamis (2/4).

Niat hati ingin melepas penat sambil main air bareng sohib-sohib sebayanya, eh malah berujung maut yang bikin bulu kuduk merinding!

CANDA TAWA BERUJUNG MAUT

Kejadian horor ini bermula sekitar jam 13.30 WIB. Laila bareng tiga temannya lagi asyik main di pinggir sungai. Meski air lagi pasang dan arusnya lagi “galak-galaknya”, tiga bocah nekat ini malah nyebur ke air.

Apes banget buat Laila. Baru sebentar ngerasain segarnya air, tiba-tiba tubuh mungilnya tak kuasa nahan gempuran arus. Dia langsung keseret ke tengah sungai yang dalam dan muter-muter!

“Korban sempat teriak minta tolong, tapi temannya cuma bisa bengong ketakutan. Mereka nggak berani nyebur karena arusnya emang lagi kencang banget,” kata Kapolsek Batang Kota, AKP Hozali.

WARGA JIBAKU LAWAN ARUS

Melihat Laila megap-megap minta tolong, teman-temannya langsung jerit-jerit histeris manggil warga. Beruntung, ada dua warga heroik, Suwanto dan Istiar, yang lagi di sekitar lokasi. Tanpa babibubu, mereka langsung lompat ke sungai, bertaruh nyawa buat narik tubuh Laila dari kepungan air keruh.

Laila berhasil dievakuasi ke darat dan langsung dilarikan ke RSUD Kalisari Batang. Petugas medis sudah jungkir balik berusaha nyelamatin nyawa si bocah, tapi apa mau dikata, takdir berkata lain.

MENINGGAL DI RUMAH SAKIT

Sekitar pukul 14.45 WIB, tim dokter angkat tangan dan menyatakan Laila sudah mengembuskan napas terakhirnya. Isak tangis keluarga pun pecah di lorong rumah sakit saat mendengar kabar duka tersebut.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kesimpulannya? Ini murni kecelakaan tragis akibat derasnya arus sungai.

PESAN BUAT ORANG TUA: Hati-hati ya Mak, Pak! Jangan lepasin si kecil main di pinggir sungai apalagi pas arus lagi kencang. Jangan sampai nyawa melayang cuma gara-gara lengah sedetik! (Redaksi)

Terkait
Batang Terkepung Banjir: Ribuan Jiwa Terdampak, Saatnya Menagih Kewajiban Infrastruktur Pemerintah

Warta Desa, BATANG – Sabtu malam (10/1/2026) menjadi malam yang panjang bagi warga pesisir Batang. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti Read more

Diduga Jarah Batu Kali Sungai, Proyek PLTMH di Desa Kambangan Diprotes Warga Batang

Warta Desa, Batang — 5 Januari 2026 -Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) di Dukuh Kemloko, Desa Kambangan, Read more

Gedung KKLD Batang Terbengkalai, Warga Harap Difungsikan untuk Pariwisata

Warta Desa, Batang, Kamis 30 Oktober 2025. - Gedung KKLD yang terletak di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, tampak tidak Read more

Kades Mojotengah Diduga Tilep Dana Desa Ratusan Juta, Kejari Batang Turun Tangan

WARTA DESA, BATANG, JATENG – Dugaan kasus korupsi kembali mencuat di Kabupaten Batang. Kali ini menimpa oknum Kepala Desa Mojotengah, Kecamatan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Batangkramat