Riyadh, Wartadesa. – Muhammad Khamim Setiawan, sering dipanggil Aim, warga Desa Logawan Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan yang berjalan kaki dari Pekalongan ke Makkah untuk menunaikan ibadah Haji dengan berjalan kaki, melakukan sholad Ied di belakang KBRI Riyadh. Ahad (25/6).
Aim tiba di Riyadh pada Senin, 19 Juni 2017, di Riyadh Aim tinggal bersama M. Khoirul Muzzaki, salah seorang WNI. Saat sholat Idul Fitri, Aim datang bersamanya dengan menggunakan peci khasnya.
Setelah melaksanakan sholat Ied, Khamim (Aim) langsung dijamu dan menginap di Wisma KBRI di Riyadh. Sebelum melanjutkan perjalannya ke Makkah.
Baca:Asip akan temui A’im, pemuda asal Logawan-Wonopringgo sepulang jalan kaki Pekalongan-Makkah
Baca juga:Bermodal hanja satu juta, Khamim jalan kaki tunaikan Ibadah haji, kini sudah sampai Abu Dhabi
Salah seorang buruh migran Indonesia yang sempat berbincang selepas sholad Ied bersama Aim, Heri Ahmad mengaku terinspirasi dengan Aim.
“Kalau kita nggak harus niru dengan cara beliau, tapi di bidang kita masing-masing itu sebuah inspirasi untuk melakukan sesuatu total karena Tuhan,” pesan Heri, pria yang berprofesi sebagai ahli peracik kopi.
Hari ini, Senin (26/6) Khamim sudah berada di Buraydah, Gasim dan akan melanjutkan perjalanan ke Madinah. Demikian dilaporkan oleh Liputan BMI.
Sebelumnya, saat melakukan buka puasa bersama WNI di KBRI Riyadh, Jum’at (23/6), Aim sempat menceritakan lika-liku dan pengalaman spiritualnya selama perjalanan dari Wonopringgo-Pekalongan ke Riyadh.
“Kalau bukan diperjalankan Allah SWT saya nggak mampu, jadi kalau dibilang saya jalan kaki, nggak jalan kaki tapi diperjalankan oleh Maha Pencipta,” papar Khamim. (WD, Liputan BMI)










