Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengungapkan akan menemui Muhammad Khamim Setiawan (28) warga Dukuh Logawan Desa Wonopringgo Kabupaten Pekalongan berjalan kaki ke Mekkah.
Asip menganggap bahwa aksi Khamim atau warga sekitar sering memanggilnya sebagai A’im sangat membanggakan. “Semangatnya yang kuat memperjuangkan apa yang sudah dicita-citakan patut jadi contoh,” kata Asip, Ahad (28/5).
Asip menambahkan bahwa A’im melaksanakan ibadah haji secara legal, “Hajinya legal. Meski jalan kaki tapi ijin termasuk paspor dan visa semuanya lengkap. Semoga dimudahkan perjalanannya dan segera sampai di rumah Allah SWT,” ujarnya.
Asip pun telah meniatkan akan menemui Khamim apabila nanti telah tiba kembali dari tanah suci. “Kalau sudah pulang akan saya temui, saya apresiasi semangatnya. Bisa jadi inspirasi bagi banyak orang,” katanya.
Seperti diketahui, A’im memulai perjalanannya dari Pekalongan pada 28 Agustus 2016 lalu. Ia melewati berbagai negara dengan berjalan kaki. Istirahat di masjid, menumpang di rumah orang yang ditemui, hingga bermalam di hutan di berbagai negara ia lakukan. Pada 19 Mei 2017, ia telah tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat arab, menjadi viral di media sosial.
Beberapa tetangga A’im baru tahu aksinya setelah berita tentang jalan kakinya untuk beribadah haji dimuat di berbagai media.
Siti Khasinah, tetangga A’im mengaku baru tahu aksi jalan kaki Pekalongan-Mekkah tersebut. “Saya malah baru tahu, … iya …. dulu sering lihat berjama’ah, tapi setelah lebaran kemarin … lama tak melihatnya berjama’ah. Ternyata dia berjalan-kaki dari Pekalongan ke Mekkah untuk menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Khasinah juga merasa bangga, ada tetangganya yang membawa harum nama Wonopringgo bahkan Pekalongan dan Indonesia pada umumnya. “Aksinya sungguh membanggakan, jarang terjadi ada pemuda yang mempunyai tekad kuat melakukan ibadah haji dengan jalan kaki, apalagi ini sangat jauh,” lanjutnya. (WD, dari berbagai sumber)
Terkait:Bermodal hanja satu juta, Khamim jalan kaki tunaikan Ibadah haji, kini sudah sampai Abu Dhabi










