Batang, Wartadesa. – Tak kurang dari 146 tim dengan peserta sebanyak 391 memeriahkan gelaran lomba dayung tradisional (lomban) di Klidanglor Kabupaten Batang. Lomba yang digelar selama seminggu ini dibuka oleh Bupati Batang, Wihaji, Senin (26/6). Lomba digelar seminggu penuh (enam hari) dari tanggal 26 Juni – 1 Juli 2017.
Wihaji mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Klidanglor yang telah menyelenggarakan lomban dengan sukses. “Saya mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Klidang Lor yang telah menyelanggarakan agenda tahunan berupa Lomba Dayung Tradisional untuk menyemarakan hari Raya Idul Fitri 1438 H,” kata Bupati.
Wihaji berharap dengan digelarnya lomban tersebut dapat mempersatukan warga Batang untuk bersama-sama membangun dan memajukan Batang. “Semoga dengan kegiatan ini dapat memajukan jiwa kebersamaan, kerukunan, kebudayaan Kab. Batang,” ujar Wihaji.
Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, yang hadir mendampingi Bupati Batang berpesan agar pelaksanaan lomba dayung tradisional tersebut berlangsung sportif. “Kami mengimbau agar kita bersama-sama menjaga ketertiban jaga keamanan, olah raga menang kalah biasa berlomba yang sportif kalau kalah bisa berusaha lagi agar tahun depan bisa tampil lebih baik, jaga sportifitas dan keamanan agar pelaksanaan Lomba Dayung Tradisional 2017 dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sulistiyo, salah seorang peserta lomban mengungkapkan bahwa partisipasi timnya dalam lomba dayung tradisional tersebut, untuk menjaga tradisi. “Kami mengikuti lomban ini untuk terus menjaga tradisi, selain tujuan kami … semoga menang,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan, warga Batang dan sekitarnya sudah memadati sepanjang kali Klidanglor untuk menonton tim kesayangannya mengikuti pertandingan. (Eva Abdullah)










