close
BencanaSosial Budaya

Angin lisus sapu Desa Temuireng, 24 rumah rusak

angin puting beliung temuireng
Atap rumah warga Dusun Karanganyar Desa Temuireng, Pemalang tersabu angin lisus

Pemalang, Wartadesa. – Angin lisus (puting beliung) menerjang Dusun Sumur Gede Blok Karanganyar ikut Rt. 43 Rw. 03 Desa Temuireng Kec. Petarukan Kab. Pemalang. Jawa Tengah. Selasa (11/12) siang sekitar pukul 13.25 WIB mengakibatkan 24 rumah rusak, meski tidak ada korban jiwa namun kejadian tersebut membuat korban harus mengungsi ke rumah saudaranya.

Kejadian bermula saat hujan deras disertai dengan petir menyambar-nyambar dan dibarengi pula dengan angin yang kencang.   Enggar, seorang warga setempat yang menjadi korban mengungkapkan bahwa awal mula kejadian sewaktu korban berada diemperan rumah dan keluarga didalam rumah, tiba-tiba dikejutkan suara hujan dan suara bergemuruh orang berteriak dan suara angin kencang puting beliung dari arah selatan Desa Temuireng dan langsung mengarah ke Dusun  Sumur Gede Blok Karanganyar ikut Desa Temuireng Kec. Petarukan dan menyambar beberapa rumah warga di Dusun tersebut. Jelas sdr Enggar

Waktu kejadian berlangsung hanya beberapa detik dan akibat kejadian tersebut beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada atap rumah (genteng dan asbes) jatuh dan rusak berantakan.

Cayo, korban dari Dusun Karanganyar, Desa Temuiring  menyebut angin puting beliung yang menerjang Dusun Karanganyar Desa Temuireng ini menghancurkan dan menerbangkan atap rumah warga. “Genting dan gafalum rumah terbawa angin kencang dan mengalami rusak parah,” tuturnya.

Budi, Kepala Dusun 3 Desa Temuireng, saat dihubungi Warta Desa mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang mendata jumlah kerusakan dan besaran kerugian yang dialami warga. Ia mengimbau, warga untuk berhati-hati apabila terjadi badai saat hujan lebat lagi. Warga pun diharap tetap waspada jika terjadi hujan deras disertai angin kencang. (Eky Diantara)

Tags : angin lisusangin puting beliung