WARTA DESA, PEKALONGAN – Sabat sore yang mencekam! Warga Dukuh Bandung, Desa Pedawang, Karanganyar, dibuat kocar-kacir gara-gara angin puting beliung yang mendadak “pesta pora” di pemukiman mereka, Sabtu (20/12). Gak pakai permisi, itu angin muter-muter kayak gasing raksasa sampai bikin 16 rumah bonyok!
Kejadian horor ini bermula pas langit lagi gelap-gelapnya sekitar jam 17.30 WIB. Hujan deres sih biasa, tapi yang ini dibarengi sama angin kencang yang bunyinya bikin merinding.
“DUARRR!” Suara pohon tumbang bikin warga makin lemes. Gak tanggung-tanggung, ada enam pohon gede yang roboh gak kuat nahan terjangan angin. Sialnya lagi, dua pohon langsung nyungsep di atas atap rumah warga sampai hancur berantakan.
Atap Beterbangan Kayak Layangan
Kades Pedawang, Pak Suyono, menceritakan detik-detik mencekam itu. Katanya, angin datangnya cepet banget kayak kilat.
”Anginnya datang mendadak dan kuat banget. Ada enam pohon tumbang, dua rumah remuk ketimpa pohon, nah 14 rumah lainnya rusak parah gara-gara atapnya kabur diterjang angin,” curhat Pak Kades dengan nada prihatin.
Bayangin aja, lagi enak-enak nunggu magrib, tiba-tiba atap rumah melayang kayak layangan putus! Dinding-dinding rumah juga ada yang jebol kena hantaman benda-benda yang terbang.
Alhamdulillah Gak Ada yang Innalillahi
Meski rumah-rumah pada penyok dan porak-poranda, untungnya nyawa warga masih aman. Gak ada laporan korban jiwa dalam insiden “ngamuknya” alam ini. Pas angin udah reda, warga langsung gerak cepat gotong-royong bersihin puing-puing pohon yang nutupin jalan dan rumah.
Sekarang, warga cuma bisa gigit jari nunggu bantuan. Pak Kades berharap banget pemerintah daerah atau dinas terkait gak tutup mata sama penderitaan warganya.
“Kami berharap dinas terkait cepet turun tangan. Kasihan warga, butuh bantuan material buat benerin rumah yang hancur,” pungkasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Pak Kades dan jajarannya masih sibuk ngitung kerugian total biar bisa segera lapor ke atasan. Sabar ya, Lur! (Rohadi)










